Mohon tunggu...
Budi idris
Budi idris Mohon Tunggu... Guru - Guru, Penulis Buku, Blogger inspiratif

Dengan tulisan mari berkarya dan berprestasi

Selanjutnya

Tutup

Halo Lokal Artikel Utama

Jalan Raya Kota Pinang Berbahaya, Apa Penyebabnya?

4 November 2023   13:00 Diperbarui: 5 November 2023   18:33 345
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi. Seorang warga berusaha menutupi tumpahan minyak CPO yang membahayakan pengguna jalan dengan pasir seadanya. (Dokpri)

Tumpahan CPO di jalan raya Kotapinang tepatnya di depan lapangan SBBK sering terjadi, dan sangat membahayakan pengguna jalan terutama sepeda motor.

Minyak sawit mentah (Crude Falm Oil) berasal dari Kabupaten Labuhanbatu Selatan dan merupakan salah satu daerah penghasil minyak sawit terbesar di Indonesia.

Pengangkutan CPO sering dilakukan dengan menggunakan truk tangki yang melintasi jalan lintas Sumatera.

Truk tangki yang berisi minyak sawit mentah atau CPO dengan muatan berlebihan di saat melintasi tanjakan setelah lewat pusat kota Kotapinang Ibukota kabupaten Labuhanbatu Selatan muatan truk tersebut berceceran di tengah jalan.

Hal tersebut membuat jalan menjadi licin dan kendaraan yang rodanya terkena CPO tersebut dipastikan akan mengalami kecelakaan.

Dampaknya semakin parah di saat ban mobil kendaraan membawa tumpahan CPO tersebut sehingga jalan menjadi licin yang menyebabkan jalan berbahaya dilintasi semakin panjang.

Hal ini sudah sering terjadi namun seperti tidak ada solusi.

Masyarakat Labuhanbatu Selatan khususnya kecamatan Kotapinang sangat mengharapkan kepedulian terhadap hal ini sebelum jatuh korban jiwa.

Adapun mungkin yang bisa menjadi solusi.

1. Tertibkan Truk pengangkut CPO

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Halo Lokal Selengkapnya
Lihat Halo Lokal Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun