Mohon tunggu...
Bobby Nadeak
Bobby Nadeak Mohon Tunggu... Mahasiswa Ilmu Komunikasi

Just Do It !

Selanjutnya

Tutup

Musik

Opini | Studio Recording Vs Home Recording

20 April 2021   09:25 Diperbarui: 20 April 2021   14:41 143 3 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Opini | Studio Recording Vs Home Recording
whatsapp-image-2021-04-20-at-14-38-34-6-607e8598d541df1fc42a5f82.jpeg

wMusik adalah salah satu hal yang sangat besar bagi kehidupan Manusia, mulai dari mewakilkan pesaraan hingga menenangkan Pikiran. Saat ini banyak musisi yang mulai memikirkan tentang lirik yang mereka sajikan, apakah itu sesuai dengan kehidupan atau memberikan pendengarnya sebuah ekspetasi tentang kehidupan. Saat ini Banyak musisi yang mulai berani Membuat sebuah karya dan mempublikasikannya melalui Media social dan dapat didengar seluruh masyarakat Dunia. Pertanyaannya adalah, apakah dia Home Recording (Rekaman Dirumah) atau Studio Recording (Rekaman Distudio), saat ini kemajuan teknologi tidak dapat dipungkiri, Alat-alat untuk rekaman sudah dapat dibuat dalam bentuk minimalis, mulai dari Soundcard, Mic, dan beberapa Alat-alat lainnya. Tidak hanya itu alat-alat untuk Home Recording Jauh lebih murah dari apa yang dipakai di Studio-studio Khusus Rekaman, namun meskipun jauh lebih murah, hal itu tidak mempengaruhi Kualitas Audio yang dihasilkan, selain itu Software pendukung Perekaman sebuah lagu cukup menggunakan Laptop, untuk saat ini Laptop sangat mudah ditemukan dikalangan masyarakat, dan software untuk recording juga banyak yang gratis. Hal ini sangat memudahkan untuk para musisi untuk berkarya, mulai dari tidak perlu repot-repot ke Studio Rekaman hingga bebas untuk melakukan Eksperimen apapun. Untuk Studio Khusus Rekaman, sudah banyak artis besar yang memproduksi karya mereka disana, sedangkan untuk Home Recording, adakah musisi terkenal yang memproduksi karya mereka di Kamar ? jangan salah, Banyak musisi Home Recording yang namanya saat ini sangat besar di Industri Musik Indonesia antara lain, Fiersa Besari, Eka Gustiwana hingga Pamungkas, bahkan Pamungkas yang awalnya tidak mempunyai Duit untuk meyewa Studio dalam perampungan Albumnya terpaksa harus belajar tentang DAW (Digital Audio Workstation) atau Software khusus rekaman untuk menyelesaikan Albumnya, dia juga mempublikasikan lagu-lagunya lewat Youtube. Lewat kerja kerasnya Lagu-lagunya saat ini samgat Populer dikalangan Pendengar Musik. Begitu juga dengan Fiersa Besari, dia memproduksi lagu yang sangat popular berjudul "Waktu Yang Salah" di Kamarnya, siapa sangka lagu yang diproduksi di studio sederhana itu akan meledak di Pasaran Musik Indonesia.

            Memang tidak dapat dipungkiri, Segi Kualitas yang diberikan Studio Khusus rekaman berbanding jauh dengan Home Recording, karena perbedaan alat yang digunakan, sepengetahuan saya Alat yang digunakan di Studio Rekaman kebanyakan Analog hingga memberikan karakter tersendiri. Berbeda dengan Home Recording yang apabila ingin menggunakan Alat itu harus menginstal terlebih dahulu dalam bentuk Plugin Tambahan. Namun menurut opini saya Home Recording mampu menyaingi Studio-studio yang memang dikhususkan untuk recording, namun tergantung pada Sumber daya manusianya, Home recording sangat mendukung bagi musisi-musisi yang ingin berkarya namun tidak mempunyai biaya lebih untuk Rekaman di Studio.

            Biasanya ketika membahasa Studio Rekaman, pasti studio tersebut sudah mempunyai Label Rekaman. Kelebihan utama dari Studio rekaman adalah Label, meskipun Home Studio dapat menyebarluaskan karyanya melalui internet, itu tidak akan bias menyaingi taktik marketing dari label rekaman, contoh kecilnya, jika seorang musisi Home Recording merilis Album, dia akan mempublikasikan Lagunya di Youtube dan digital platform lainnya. Sedangkan untuk Label Rekaman, ,mereka akan menyiapkan beberapa Taktik Marketing dalam mempromosikan Lagu dari Artis mereka, mulai dari mempublikasikan di Seluruh Platform Musik yang ada hingga melaksanakan Tur yang membawa Nama Album mereka di Seluruh Indonesia. Kemudian kelebihan Label juga menyediakan Kerjasama dalam mempromosikan Album dari Artis mereka, seperti kerjasama dengan Perusahaan makanan, Bank dan yang paling sering dengan Kartu jaringan telepon. Tetapi hal itu tidak dapat menghambat Musisi Home Recording dalam menyaingi Studio Label Rekaman, maka saat ini sangat banyak alat alat recording yang dapat ditemukan di Toko-toko musik, dan memiliki harga yang jauh lebih murah tapi kualitas terjaga.

            Tidak hanya itu, alat-alat home recording juga sering digunakan oleh Musisi-musisi besar saaat melakukan konser dipanggung, Alat yang sering digunakan adalah Audio Interface atau yang sering disebut dengan Soundcard. Bentuk alat yang kecil dan sederhana membuat para penggunanya merasa lebih nyaman ketika membawa alat ini pergi kemana saja, tidak hanya itu alat ini juga tidak terlalu ribet dalam urusan listrik, cukup tenanga listrik USB saja dapat menyalakan Alat ini. Soundcard Home Reccording memang memiliki Desain yang kecil namun dari segi kualitas dan Fungsi kegunannya tidak jauh berbeda dari Mixer besar pada umumnya. Para Musisi sering menggunakan Soundcard untuk menghubungkan Sequencer yang ada dilaptop ke Mixer Utama, biasanya Sequencer ini akan berisikan Backing Track dari Musik yang akan dibawakan musisi tersebut, Selain untuk sarana menghubungkan sequencer ke Mixer utama, Soundcard juga sering digunakan oleh drummer untuk Memonitoring dan mendengarkan Click untuk menstabilkan Tempo Sebuah Lagu.

            Kesimpulannya, menurut saya Alat-alat Home Recording mampu menyaingi Alat Dapur Rekaman yang Harganya Mahal, meskipun terdapat beberapa Kendala.

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x