Mohon tunggu...
Nani Kusmiyati
Nani Kusmiyati Mohon Tunggu... Guru - English teacher, Trainer, Writer and Woman Navy

I love teaching, writing and reading

Selanjutnya

Tutup

Lyfe

Pertahankan Sahabatmu yang Punya Sifat Ini

29 September 2022   13:53 Diperbarui: 29 September 2022   13:58 29 2 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

PERTAHANKAN SAHABATMU YANG PUNYA SIFAT INI

Topik dari instagram @seputar kuliah kali ini tentang mempertahankan sahabat yang punya sifat seperti berikut ini.

Yang pertama, berani menegur saat kamu salah, namun tidak menyudutkanmu. Jarang kita menemukan sahabat yang berani menegur kita secara terus terang ketika kita salah. Karena dia berusaha menjaga perasaan kita dan tidak ingin melukai persahabatan yang telah terjalin lama. Namun sahabat yang berani mengingatkan kita saat kita salah tanpa menyudutkan kita, itu baru luar biasa. Maka sahabat yang demikian perlu dipertahankan.

Yang kedua, curhat (curahan hati) dengannya dijamin aman, bisa menjaga rahasia orang lain sebaik menjaga rahasianya sendiri. Ini juga cukup sulit dilakukan karena para wanita pada umumnya memiliki banyak sahabat, sehingga jika sahabat yang satu curhat, rasanya sangat berat untuk menyimpannya sendiri dan pasti ingin bercerita kepada sahabat lainnya. Awalnya meminta pendapat solusi terbaik bagi masalah yang dihadapi sahabatnya yang sedang curhat. Namun tanpa sengaja cerita atau persoalan itu semakin berantai dan akhirnya tersebarlah ke semua sahabat. Nah, menurut saya sebaiknya curhatlah kepada keluarga dekat yang kamu percaya dan terutama curhatlah kepada Tuhan YME, pasti dijamin aman dan akan segera mendapatkan solusinya.

Yang ketiga, tetap bersikap sportif saat jadi lawan dalam suatu kompetisi. Nah mendapatkan sahabat yang begini agak susah tapi masih tetap ada hlo. Sebagai contoh, Dina dan Rani belum lama menjadi sahabat. Keduanya sudah menemukan kecocokan dalam berbagai hal. Namun ketika mereka berdua berada disuatu kompetisi cerdas cermat dan kebetulan mereka berdua tidak menjadi satu kelompok, sifat asli Rani mulai kelihatan. Sebelum kompetisi, penyelenggara cerdas cermat memberikan beberapa petunjuk cara teknis untuk lomba juga topik yang akan diujikan. Karena Dina sedang ada keluarga yang sakit, terpaksa Dina tidak dapat mengikuti technical meeting. Sesampainya di mess, Dina bertanya kepada Rani tentang arahan pada saat technical meeting. Rani memang menjelaskan tapi tidak semua penjelasan yang dia dapat pada saat technical meeting  dia sampaikan. Rani hanya menyarankan kepada Dina, bahwa yang penting Dina belajar saja untuk besok.

Tibalah acara cerdas cermat dimulai, babak demi babak terlewati oleh seluruh team dengan bersemangat. Dina menjadi juru bicara kelompok A sedangkan Rani juru bicara kelompok B. Ada beberapa topik yang Dina tidak kuasai terutama di babak rebutan. Sementara dia tidak ada waktu untuk berdiskusi dengan teamnya dan teamnya agak ragu-ragu untuk berebut menjawab. Babak terakhir selesai dan lomba dimenangkan kelompok B, kelompok Rani. Dina mengucapkan selamat atas keberhasilan Rani dan dia mengakui belum belajar untuk soal-soal yang keluar pada babak rebutan. Rani hanya tersenyum namun di dalam hatinya ada sedikit penyesalan karena dia sudah berbuat curang terhadap sahabatnya. Dia tidak berani mengaku jika sebagian dari penjelasan pada saat technical meeting tidak dia sampaikan ke Dina. Namun, Dina serasa tidak ada beban jika dia dan kelompoknya kalah. Dina merasa kegiatan cerdas cermat hanya untuk fun saja dan dia menyadari memang dia belum belajar maksimal.

Jika melihat cerita diatas, maka dapat diambil kesimpulan bahwa masih terdapat sikap yang kurang sportif dari salah satu sahabat tersebut, yaitu Rani. Dina seorang sahabat yang selalu positive thinking. Silakan pilih karakter mana yang kamu suka.

Yang keempat, berwawasan luas tapi tidak menjadikannya alat untuk membuat kamu tampak bodoh. Senang sekali memiliki sahabat yang memiliki wawasan yang luas. Kamu dapat belajar banyak tentang apapun dari dia. Kamu akan merasa nyaman ketika kamu menemui masalah yang sulit tentang pelajaran atau ilmu lainnya. Namun kebaikan dalam mentransferkan ilmunya jangan sampai membuat kamu tampak bodoh.  Jika demikian berarti dia bukan sahabat yang perlu dipertahankan. Dia ingin pamer di depan publik dan kamu.

Yang kelima, Tidak memaksakan diri untuk selalu menjadi penolongmu, tapi setiap kali dia menolongmu, kamu tidak perlu khawatir soal balas budi. Sahabatmu memiliki keterbatasan seperti dirimu. Tidak mungkin kamu selalu mengandalkan bantuan dari sahabatmu pada setiap masalah yang kamu hadapi. Kamu boleh mencoba meminta tolong padanya, namun jangan memaksa. Dan ketika dia benar-benar dapat menolongmu pastikan jika dia tulus menolongmu. Artinya tidak mengharapkan imbalan baik berupa uang maupun kebaikan lainnya. Mungkin Ini sedikit susah untuk diterka? Namun kamu pasti dapat merasakan ketulusan atas kebaikannya, karena kamu sudah lama berteman dengannya. Melakukan hal-hal yang kamu berdua sukai bersama.

Nah, menurutmu apakah kamu bisa melakukan hal ini semua? Semoga bisa ya. Happy Reading.

NANI KUSMIYATI

Jakarta, 29 September 2022

Mohon tunggu...

Lihat Konten Lyfe Selengkapnya
Lihat Lyfe Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan