Mohon tunggu...
Riduannor
Riduannor Mohon Tunggu... Guru - Penulis

Citizen Journalism

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan Artikel Utama

Pentingnya Rapor Pendidikan bagi Sekolah

9 November 2023   11:04 Diperbarui: 12 November 2023   14:02 361
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Siswa di sekolah penulis mengikuti ANBK 2023 (Dokumentasi pribadi Riduannor)

Rapor Pendidikan merupakan refleksi sebuah sekolah yang di dalamnya memuat indikator dan profil pendidikan yang menjadi prioritas Kemendikbudristek dan menjadi indikator yang digunakan untuk menilai kinerja daerah dan satuan pendidikan.

Bagaimana bila sekolah tidak mempunyai Rapor Pendidikan?

Inilah yang terjadi dengan sekolah yang saya pimpin. Dua tahun terakhir, tidak saya temukan rapor pendidikan untuk tahun 2021 dan 2022. Lewat tulisan ini saya ingin sedikit berbagi pengalaman sebagai kepala sekolah yang berasal dari Guru Penggerak.

Saya mencoba mengunduhnya di website rapor pendidikan yang disediakan Kemendikbudristek melalui link https://raporpendidikan.kemdikbud.go.id/login. Langkah ini yang saya lakukan seminggu setelah saya diangkat menjadi kepala sekolah. 

Dari laporan rapor pendidikan akan tercermin gambaran sekolah yang akan saya pimpin, selama beberapa tahun terakhir. Apa saja yang dicapai, tingkat persentase capaian sekolah tergambar pada mutu pendidikan di satuan pendidikan.

Rapor pendidikan menjadi bahan acuan dasar sekolah dalam pelaksanaan berbasis data. Untuk penggunaan dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) yang diberikan oleh Pemerintah juga harus mengacu pada rapor pendidikan.

Sehingga keuangan sekolah yang disusun oleh bendahara melalui aplikasi Arkas, menjadi tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan sekolah.

Sekolah yang tidak mempunyai rapor pendidikan, tentu tidak mempunyai acuan dasar untuk mengukur kinerja persatuan sekolah yang juga berpengaruh pada kinerja daerah dimana sekolah tersebut berada. 

Di sekolah saya sendiri terkendala dari perangkat komputer yang digunakan sebagai proktor tidak tersedia. Dan juga laptop yang digunakan untuk siswa mengikuti Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK).

Dan untuk memenuhi kebutuhan ANBK 2023, saya menganggarkan pembelian komputer dan melakukan penyewaan laptop bagi siswa melalui dana BOSP, untuk mengikuti kegiatan tersebut. 

ANBK Siswa dan Survei Lingkungan Belajar bagi Guru dan Kepala Sekolah

Siswa sedang mengikuti kegiatan ANBK Tahap 1 (Dokumentasi pribadi Riduannor)
Siswa sedang mengikuti kegiatan ANBK Tahap 1 (Dokumentasi pribadi Riduannor)

Bukan hanya siswa yang mengikuti ANBK, tetapi guru dan kepala sekolah mengikuti survei lingkungan belajar (sulinjar). Pada siswa yang dijawab dan dilakukan penilaian adalah kemampuan literasi dan numerasi serta survei lingkungan belajar. 

Sedangkan bagi kepala sekolah menjawab sekitar 122 soal yang memuat pertanyaan tentang komunitas belajar (kombel) yang ada disekolah, kepemimpinan sebagai kepala sekolah dan penyelenggaraan sekolah bagi siswa penyandang anak berkebutuhan khusus (ANBK).

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun