Mohon tunggu...
Marble Gabriella
Marble Gabriella Mohon Tunggu... Siswa SMAK SANTA MARIA MALANG

Hai! Saya Marble Gabriella siswa dari SMAK SANTA MARIA MALANG.

Selanjutnya

Tutup

Kesehatan

Ketahui Apa Itu Covid-19

3 Juni 2020   13:00 Diperbarui: 3 Juni 2020   13:00 288 0 0 Mohon Tunggu...

Ditulis oleh Marble G., Catalina C.S., dan Panny G.T.

Siswa Kelas XI SMAK Santa Maria Malang

Seperti yang kita ketahui sekarang, virus corona menjadi wabah penyakit yang parah. Virus ini tak hentinya menyebar dan meluas. Maka, pemerintah menerapkan PSBB di setiap daerah Indonesia dengan melakukan social distancing dan bekerja di rumah, namun kesempatan itu ternyata masih digunakan orang untuk berpergian. Akibatnya hingga saat ini laju penyebaran virus corona di Indonesia masih sangat tinggi.

Tapi tahukah Anda apa sih arti Corona sebenarnya?

Kata Corona diambil dari Bahasa Latin yang berarti mahkota. Karena virus ini memiliki bentuk seperti paku menonjol menyerupai mahkota. Tahun 1937 para ilmuwan meneliti bahwa virus corona menyebabkan penyakit bronkitis yang menular pada hewan unggas. Lalu tahun 1965 dua orang peneliti, Tyrell dan Bynoe menemukan virus ini pada saluran pernapasan manusia yang terserang flu biasa.

Dari hasil penelitian ini, diketahui bahwa virus corona merupakan virus yang dapat menginfeksi burung dan mamalia. Virus corona juga masuk dalam subfamili Coronavirinae dalam keluarga Coronaviridae yang bersifat zoonosis, yaitu dapat ditularkan pada hewan dan manusia. Selama 70 tahun terakhir para ilmuwan meneliti bahwa beberapa hewan seperti, anjing, babi, kuda dan hewan ternak lainnya dapat menularkan virus ini kepada manusia. Dokter telah mengenali tujuh jenis virus corona yang dapat menginfeksi manusia, yaitu: (1) HCoV-229E; (2) HCoV-OC43; (3) HCoV-NL63; (4) HCoV-HKU1; (5) SARS-CoV; (6) MERS-CoV, dan (7) 2019-nCoV.

Pada akhir tahun 2019 yang lalu, 2019-nCoV atau yang kita kenal dengan COVID-19 mulai muncul dan menyebar luas. Virus ini juga dikenal dengan nama Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2) yang menyerang sistem pernapasan. Virus ini berasal dari kota Wuhan, China. Awalnya kelelawar diduga sebagai sumbernya, karena telah berevolusi untuk hidup berdampingan dengan banyak virus. Namun, ada kemungkinan bahwa kelelawar menularkan virus ini pada hewan peralihan, seperti trenggiling yang dikonsumsi sebagai makanan lezat di China.

Gejala awal yang muncul seperti, batuk, pilek, demam dan sebagainya. Gejala timbul 2-14 hari setelah virus masuk dalam tubuh.  Infeksinya bisa menjadi bronkitis atau pneumonia, gejalanya seperti: (1) demam tinggi (diatas 38C); (2) batuk lendir atau batuk kering, dan (3) nyeri dada atau sesak napas. Gejala yang ditimbulkan dari gejala virus ini bervariasi dari ringan ke berat. Jika mengalami gejala ringan sebaiknya melakukan isolasi diri dan menghubungi petugas medis, jika terjadi gejala berat harus menghubungi dokter atau mendatangi IGD rumah sakit agar mendapat perwatan medis.

Seseorang dapat tertular COVID-19 melalui berbagai cara, yaitu: secara tidak sengaja menghirup udara saat penderita batuk atau bersin; memegang wajah tanpa mencuci tangan terlebih dulu, dan kontak dengan penderita. Cara agar tidak mudah terinfeksi virus ini yaitu, kita harus rutin mencuci tangan, tetapi jika terpaksa bisa menggunakan hand sainitizer. Dan gunakan tissue untuk menutup mulut saat bersin atau batuk. Hindari menyentuh wajah, bila tangan kita masih kotor. Dan jaga jarak dengan penderita.

Kita harus mengikuti arahan pemerintah untuk tetap di rumah dan menjaga kondisi tubuh dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang, dan istirahat yang cukup. Penyebaran COVID-19 tidak akan berhenti jika kita tidak mengikuti arahan dari pemerintah. Maka, sangat diperlukan kepedulian dan kerjasama  antara masyarakat dengan pemerintah.


Marilah kita mulai dari sekarang menjaga tubuh kita dengan baik agar tidak mudah terserang virus COVID-19 dan tetap stay at home!

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x