Mohon tunggu...
Hermansyah
Hermansyah Mohon Tunggu... Praktisi

Dengan Menulis, kita dapat mengekspresikan dalamnya Rasa_

Selanjutnya

Tutup

Kesehatan Pilihan

Menghadapi Virus Corona, Nakes Puskesmas Patlean Gencar Edukasi Masyarakat Hidup Bersih dan Sehat

18 Maret 2020   21:31 Diperbarui: 18 Maret 2020   21:40 72 1 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Menghadapi Virus Corona, Nakes Puskesmas Patlean Gencar Edukasi Masyarakat Hidup Bersih dan Sehat
Foto bersama staf Puskesmas Patlean (dokpri)


Semakin meningkatnya jumlah pasien positif terinfeksi virus Corona (Covid-19) beberapa hari terakhir membuat masyarakat internasional begitu panik, bukan tanpa alasan, penyebaran Covid-19 begitu cepat, tidak memandang status sosial, warna kulit, letak geografis, semua terkena sasar virus mematikan yang berasal dari Wuhan China ini, karena penyebarannya yang meluas, organisasi kesehatan dunia WHO menyebut Covid-19 adalah pandemi.

Indonesia sendiri tidak luput dari penyebaran Covid-19, tidak heran berbagai langkah-langkah strategis dan kebijakan pemerintah pusat telah di lakukan, mulai dari pemetaan penyebaran Covid-19, pembentukan gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 yang dipimpin oleh Doni Monardo selaku kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama POLRI dan TNI, meliburkan Sekolah-sekolah, kampus dan beberapa instansi pemerintah sampai dengan pengumuman social distancing (menjaga jarak sosial).

Informasi terakhir yang di umumkan secara resmi oleh juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto sampai pada tanggal 18 Maret 2020, pasien positif terinfeksi Covid-19 berjumlah 227 orang, peningkatan yang sangat drastis semenjak di umumkan oleh presiden Jokowi pada tanggal 3 Maret lalu.

Penyuluhan dan edukasi bahaya, ciri-ciri gejala Covid-19 di desa Jara-jara (dokpri).
Penyuluhan dan edukasi bahaya, ciri-ciri gejala Covid-19 di desa Jara-jara (dokpri).
Puskesmas patlean kabupaten Halmahera Timur propinsi Maluku Utara tentu tidak tinggal diam, puskemas yang juga lokus penempatan tenaga Nusantara Sehat individu kementerian kesehatan RI semenjak mendengar informasi dan berita penyebaran Covid-19 di Wuhan China, lalu di umumkan secara resmi oleh presiden Jokowi tentang 2 orang dari Depok yang positif terinfeksi Covid-19, tenaga kesehatan puskesmas Patlean sudah melakukan penyuluhan tentang bahaya dan pencegahan Covid-19 ini.

Di bawah instruksi kepala puskesmas Patlean, Nurhan Djafar, tenaga puskesmas Patlean dan tenaga Nusantara Sehat sudah gencar mengedukasi masyarakat di semua desa diwilayah kerja puskesmas patlean untuk semakin meningkatkan hidup bersih dan sehat, dimulai dari diri sendiri, keluarga dan lingkungan sekitar, selain masyarakat, siswa-siswi SMA diwilayah kerja puskesmas patlean menjadi target dan telah dilakukan penyuluhan serta edukasi bahaya Covid-19.

Penyuluhan dan edukasi bahaya, ciri-ciri infeksi Covid-19 di SP 1, daerah Transmigrasi (dokpri).
Penyuluhan dan edukasi bahaya, ciri-ciri infeksi Covid-19 di SP 1, daerah Transmigrasi (dokpri).
Langkah-langkah cepat dan masifnya komunikasi, informasi dan edukasi (KIE) yang dilakukan oleh tenaga kesehatan Puskesmas Patlean adalah bagian dari peran, partisipatif dan tanggung jawab secara instasi maupun tanggung jawab moral puskesmas Patlean sebagai bagian dari lembaga kesehatan pemerintahan, namun yang lebih penting dari itu semua adalah tugas dan tanggung jawab kemanusiaan tenaga puskesmas Patlean untuk saling membantu sebagai mahluk sosial ciptaan Tuhan.

Adapun muatan penyuluhan serta edukasi tenaga kesehatan puskesmas Patlean yang di monotori oleh tenaga promosi kesehatan puskesmas Patlean, Okto Radja Tuka (Tenaga Promkes Nusantara Sehat) dan Rosidah kepada masyarakat adalah, memberikan informasi, ciri-ciri atau gejala infeksi Covid-19, membedakan infeksi Covid-19 dengan gejala penyakit flu atau demam biasa serta cara pencegahannya.

Selain itu, masyarakat di ingatkan untuk selalu waspada, jaga kesehatan, tidak panik berlebihan, terbiasa hidup bersih dan sehat dengan mengawali cuci tangan pakai sabun sebelum dan sesudah beraktifitas atau memegang barang apapun, masyarakat tidak mendengar atau mempercayai informasi yang belum jelas sumbernya, selain informasi dari tenaga kesehatan, dan membawa sesegara mungkin keluarga atau tetangga apabila yang bersangkutan menderita gejala seperti ciri-ciri infeksi Covid-19.

Foto bersama dengan siswa-siswa SMA setelah peyuluhan bahaya dan ciri-ciri infeksi Covid-19 (dokpri).
Foto bersama dengan siswa-siswa SMA setelah peyuluhan bahaya dan ciri-ciri infeksi Covid-19 (dokpri).
Strategi yang lain adalah, tenaga puskesmas Patlean begitu up date men-share informasi pencegahan Covid-19 yang bersumber dari Kementerian Kesehatan RI melalui akun Facebook resmi puskesmas Patlean, dan juga memasang poster-poster, Baliho di desa wilayah kerja Puskesmas Patlean, serta  membagikan leaflet kepada masyarakat pada saat penyuluhan di desa.

Tentu penyebaran Covid-19 ini menjadi perhatian dan tanggung jawab bersama, mulai dari pemerintah pusat sampai pemerintah daerah, mulai dari presiden sampai pedagang kaki lima harus semua berpartisipasi dan mengambil peran menghadapi Covid-19, ini adalah musuh kita bersama, persatuan yang menguatkan kita.

Pemasangan Baliho informasi pencegahan Covid-19 di desa (dokpri).
Pemasangan Baliho informasi pencegahan Covid-19 di desa (dokpri).
Tenaga kesehatan puskesmas Patlean mengajak, mari berpegangan tangan, rapatkan barisan, satukan pikiran, tidak ada waktu untuk saling menyalahkan, menggerakkan semua tenaga dan pikiran kita, mari berpartisipasi dengan cara kita masing-masing, saling mengingatkan, saling menguatkan, mendukung dan mengikuti langkah-langkah serta kebijakan pemerintah pusat, berdo'a dan mendo'akan saudara-saudara kita tenaga kesehatan yang sedang berjuang merawat dan menyembuhkan pasien Covid-19.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x