Mohon tunggu...
Purwanto (Mas Pung)
Purwanto (Mas Pung) Mohon Tunggu... Guru - Writer & Pricipal SMA Cinta Kasih Tzu Chi (Sekolah Penggerak Angkatan II), Nara Sumber Praktik Baik Kur Mer

Kepala SMA Cinta Kasih Tzu Chi. Sekolah Penggerak Angkatan 2. Narasumber Praktik Baik KurMer, Writer, Pengajar K3S KAJ. email: bimabela@yahoo.com

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan Artikel Utama

Refleksi Pendidik dan Kepala Sekolah Berpusat pada Peserta Didik

23 Januari 2023   19:15 Diperbarui: 25 Januari 2023   01:03 290
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Gambar Ilustrasi. Photo by Max Fischer from Pexels 

Salah satu topik di dalam PMM (Platform Merdeka Mengajar) adalah refleksi. Refleksi, di dalam kurikulum merdeka menjadi kompetensi yang sangat penting dipunyai pendidik. Pendidik yang mempunyai kompetensi refleksi adalah pendidik yang mengenali kekuatan dan kelemahan dirinya dalam pembelajaran.

Melalui refleksi ini pendidik mengasah kekuatan dirinya dan mencari strategi untuk mengatasi kelemahan dirinya sehingga pembelajaran yang berpusat pada peserta didik dapat ditingkatkan.

Bagaimana dengan kepala sekolah? Apakah seorang kepala sekolah harus melaksanakan refleksi? 

Bukan hanya Kepala sekolah, peserta didik pun harus bisa melaksanakan refleksi. Karena refleksi pada dasarnya sebuah tindakan yang akan mengembangkan kompetensi-apa pun status dan peran Anda.

Kepala sekolah sebagai pemimpin pembelajaran dalam satuan pendidikan harus bisa menjadi contoh dalam refleksi.

Refleksi tidak bisa dipisahkan dengan evaluasi. Keduanya mempunyai perbedaan. Evaluasi adalah tindakan menganalisis peristiwa yang terjadi dari pengalaman kepala sekolah. Dari tindakan menganalisis tersebut, kepala sekolah menemukan sebab-sebab yang menjadi alasan kenapa tindakan itu tidak berdampak positif.

Gambar Ilustrasi. Refleksi pendidik bersama dengan kepala sekolah (dok.pri)
Gambar Ilustrasi. Refleksi pendidik bersama dengan kepala sekolah (dok.pri)

Misalnya, di SMA A pendidik mengajar tidak ada perubahan sama sekali dibandingkan dengan kurikulum sebelumnya. Akibatnya peserta didik tidak terlibat aktif dalam pembelajaran. Kepala SMA A melihat itu merasa gerergetan, dan gelisah. Ia menganalisis kenapa pendidik mengajarnya sama saja.

Kepala SMA menemukan penyebabnya, yaitu tidak adanya pelatihan bagi pendidik. Pendidik tidak mengetahui bagaimana mengajar yang berpusat pada siswa sesuai dengan kurikulum merdeka. 

Kepala SMA merasa sangat tidak nyaman melihat tidak adanya perubahan pengajaran, dan selalu merasa gelisah untuk menemukan penyebabnya. Nah, tindakan ini disebut refleksi.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun