Mohon tunggu...
BEM FEM IPB
BEM FEM IPB Mohon Tunggu... BEM Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB

Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB Kabinet Indie. Narahubung: 08978599503 (Susilo) E-mail: ipbbemfem@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Hobi

Melalui "Road to Sociotraveling", BEM FEM IPB Memperkenalkan Keindahan Wisata Alam dan Budaya Indonesia Secara Virtual

27 November 2020   18:30 Diperbarui: 27 November 2020   18:31 28 3 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Melalui "Road to Sociotraveling", BEM FEM IPB Memperkenalkan Keindahan Wisata Alam dan Budaya Indonesia Secara Virtual
Juara 3 Fotografi (Satria Dwiyansyah)

Road to Sociotraveling merupakan salah satu program kerja dari Departemen Pengabdian Masyarakat Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Manajemen, Institut Pertanian Bogor. Acara ini bertujuan untuk memperkenalkan keindahan alam Indonesia baik yang sudah menjadi tempat wisata maupun yang berpotensi untuk dijadikan tempat wisata. Selain itu, acara ini juga bertujuan untuk kembali meningkatkan aktivitas ekonomi pariwisata di Indonesia yang sempat menurun saat pandemi dengan menampilkan keindahan wisata tersebut secara virtual.

Acara ini merupakan rangkaian dari acara Sociotraveling yang seharusnya diadakan pada tahun 2020 ini, namun karena munculnya Pandemi Covid-19 maka dengan berat hati acara tersebut diundur dan dilakukan acara Pre-Event yaitu Road to Sociotraveling (RTS). Acara “Road to Sociotraveling” ini berbentuk lomba fotografi dan videografi yang diadakan dalam lingkup nasional dimana seluruh peserta dari berbagai kalangan, umur, dan daerah di seluruh Indonesia diperbolehkan untuk mengikuti lomba tersebut secara gratis.

Pada tanggal 1 September 2020, RTS resmi membuka pendaftaran lomba di akun Instagram @sociotraveling.id dan terhitung terdapat lebih dari 400 pendaftar dari berbagai daerah di Indonesia. Selanjutnya seluruh karya peserta yang memenuhi syarat dan ketentuan akan diunggah mulai dari tanggal 8 September 2020 hingga 5 Oktober 2020, terhitung bahwa terdapat 169 karya fotografi dan  37 karya videografi yang diunggah di akun Instagram @sociotraveling.id. Karya foto dan video tersebut menampilkan berbagai bentuk keindahan alam dan budaya yang tersebar di seluruh daerah di Indonesia yang sangat beragam. Dipenghujung acara setelah selesainya rangkaian lomba, RTS kemudian mengadakan kampanye yang bertujuan untuk mendukung UMKM lokal.

Kampanye ini dilakukan dengan cara menaikkan tagar dan melakukan branding terhadap berbagai UMKM yang mengikuti kampanye di seluruh Indonesia. Kegiatan kampanye UMKM ini diadakan dengan harapan untuk mampu meningkatkan perputaran uang dan penjualan dari produk UMKM itu sendiri. Program ini diadakan dalam rentang waktu 4 hari pada tanggal 9-12 Oktober 2020. Program ini pada akhirnya mempromosikan 20 UMKM yang tersebar di seluruh Indonesia.

Setelah seluruh rangkaian acara selesai, salah satu peserta lomba memberikan respon yang positif “Pesan dan kesan terkait lomba Road to Sociotravelling, mengajarkan kami mencintai kekayaaan alam yang merupakan endemik daerah kami, selama proses pembuatan video kami banyak mendapatkan hal hal baru yang tak kami pelajari di tempat formal, lebih menggenal sejarah asli daerah membuat kami  semakin mencintai tempat asal kami. Kami juga memiliki teman baru saat mengikuti lomba ini, menyenangkan dan seru.” Ujar Imran, salah satu peserta lomba cabang Videografi. Selain itu dengan antusiasme peserta yang cukup besar, Yudho, selaku Ketua Pelaksana dari Road to Sociotraveling menyampaikan kesan dan pesannya terhadap acara ini, "Pertama-tama, saya ucapkan terima kasih banyak kepada BEM FEM IPB dan seluruh pihak di Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB serta pihak eksternal baik itu juri maupun media partner yang telah mendukung penuh dalam merealisasikan acara ini hingga acara dapat berjalan dengan lancar. Semoga dengan diadakannya acara ini, selain mengenal seluruh keanekaraman yang ada di Indonesia, minat masyarakat Indonesia untuk melakukan wisata domestik setelah pandemi berakhir dapat meningkat pula, mengingat sektor pariwisata merupakan salah satu sektor yang paling terkena dampak dari adanya pandemi ini. Selain itu, semoga seluruh UMKM yang terdampak oleh pandemi ini dapat tetap beroperasi dan menghasilkan keuntungan. Harapan saya kedepannya, semoga BEM FEM IPB tetap mampu memberikan peran dan berdampak untuk Indonesia. FEM Dahsyat!

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x