Kesehatan

Refraksi Optisi Dalam Penanganan Penyakit Buta Warna

10 Oktober 2017   22:19 Diperbarui: 12 Oktober 2017   21:46 219 0 0
Refraksi Optisi Dalam Penanganan Penyakit Buta Warna
fremontcaeyedoctor.com

Assalmu'alaikum wr.wb.

Buta warna merupakan salah satu gangguan pada penglihatan warna pada mata. Gangguan tersebut terjadi karena sel-sel kerucut di dalam retina mengalami kelemahan atau kerusakan, sehingga kesuliatan menangkap spektrum warna tertentu.
Cara Penanganannya :

Meskipun pada kasus buta warna akibat obat tertentu dapat di atasi dengan menghentikan konsumsi obat-obatan tersebut, pada dasarnya buta warna tidak dapat di obati, baik dengan pengobatan herbal, vitamin mata, atau terapi lainnya.Hal buruknya lagi buta warna sering melanda di kaum adam. Penanganan buta warna dimaksudkan agar penderita tidak menemui kesulitan saat beraktifitas sehari-hari.

Apabila tujuan utama penanganan buta warna supaya dapat lolos dalam tes kesehatan warna sehingga dapat bekerja atau kuliah di tempat yang kita inginkan, bisa diatasi dengan mempelajari tingkat kecerahan warna atau lensa kontak khusus juga dapat menjadi solusi. Kacamata untuk penderita buta warna telah di temukan oleh Mark Changizi, ilmuwan dari Amerika Serikat. Dengan Kacamata, penderita buta warna dapat membedakan warna.

Kondisi ini memunculkan kreativitas Nurul Aninnsa dan Syarif Muhammad Nur, pelajar SMA Pontianak. Mereka mengadakan percobaan dengan menggunakan lensa kontak (seperti yang dijual di toko optik) yang di rendam dalam cairan ekstra (kayu) secang selama 24 jam. Cara ini terbukti dapat membantu penderita buta warna parsial. Sebelum digunakan, lensa kontak tadi disterilisasi agar tidak menimbulkan iritasi  pada mata.Meskipun efektivitas lensa kontak ini hanya bertahan 8 jam, namun cukup membantu penderita buta warna dalam beraktivitas.

Menderita buta warna bukan berarti tidak dapat sukses dalam kehidupan. Selain dengan solusi di atas, dapat di coba dengan mencari pekerjaan atau progam studi yang tidak mensyaratkan buta warna. Beberapa tokoh terkenal dan sukses ternyata juga menderita buta warna. Mark Twain, Paul Newman, Bill cosby, John Dalton, dan Mark Zuckerberg adalah sebagian diantaranya. Orang-orang yang yang disebutkan tadi menjadi kelemahannya (buta warna) bukan sebagai penghalang, namun sebagai samangat untuk meraih kesuksesan.

Seperti yang sudah disebutkan di atas, penderita buta warna bukan berarti tidak dapat sukses dalam kehidupan. Segala sesuatu  yang menghambat diri kita bukanlah suatu halangan untuk kita, melainkan ujian hidup dari Allah swt.
Semoga informasi seputar penanganan buta warna bermanfaat untuk anda para pembaca. Pastikan anda menjaga kesehatan  tubuh anda dengan cara memperhatikan asupan nutrisi dan vitamin A untuk menjaga kesehatan pada Mata dan serta berolahraga secara teratur. Terima kasih telah membuka site ini semoga bermanfaat bagi kita semua dan mohon apabila ada yang keliru, mohon di benarkan dengan komentar. Sekian dan Terima kasih :)