Mohon tunggu...
Bagas Febrianto
Bagas Febrianto Mohon Tunggu... MAHASISWA

Logika harus sejalan dengan logistik.. sing tenang.. tur ojo ragu

Selanjutnya

Tutup

Edukasi

Berinovasi, Mahasiswa Unisri Membuat Hand Sanitizer Injak Dari Bahan Sederhana

22 Agustus 2020   00:30 Diperbarui: 22 Agustus 2020   00:31 54 2 0 Mohon Tunggu...

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) membuat dua tempat hand sanitizer sistem injak. Kedua alat tersebut rencananya akan ditempatkan di kelurahan Beji Kulon, Kebakkramat, Karanganyar.

Bagas Pebrianto, salah satu anggota kelompok 7, Fakultas Ekonomi UNISRI yang dibimbing oleh DPL Bapak Drs. Suprayitno.,M.Si , berpartisipasi ke dalam program KKN BALI DESO CEGAH COVID-19 yang dilaksanakan sejak tanggal 23 Juli 2020 di Beji Kulon,Kebak kramat. Melalui tema "Aspek Kesehatan" yang dipilih, terdapat beberapa PROKER (Program Kerja) yang disusun guna menjalankan KKN berbasis online tersebut, salah satu diantaranya yaitu pembuatan Hand Sanitizer Injak.

dokpri
dokpri
Anggota kelompok kami mengatakan, pembuatan tempat hand sanitizer ini didorong oleh kepedulian mahasiswa terhadap kebersihan dan kesehatan masyarakat Kebakkramat, Karanganyar.

Dalam kondisi pandemi saat ini, kebersihan tangan menjadi salah satu protokol kesehatan. Hal inilah yang membuat Tim KKN UNISRI membuat inovasi untuk membuat tempat hand sanitizer dengan sistem injak. Dengan alat ini, masyarakat tidak perlu lagi menyentuh langsung alat tersebut dengan tangan ketika ingin menggunakannya.

dokpri
dokpri

Beberapa Proker tersebut diantaranya adalah "Sosialisasi pemahaman COVID-19 melalui sosial media maupun secara langsung (dengan protokol keselamatan yang ditetapkan)". Melalui proker ini kami rutin membagikan informasi-informasi seputar COVID-19 melalui sosial media instagram dan grup whatsapp, selain itu pembagian masker dan hand sanitizer kepada masyarakat, serta pemasangan poster-poster tentang COVID-19 di area sekitar juga dilakukan guna meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat akan bahaya COVID-19.



VIDEO PILIHAN