Miftahudin
Miftahudin Kompasianer Brebes

Penulis adalah seorang guru yang suka menulis.

Selanjutnya

Tutup

Politik Pilihan

2019 Pemilihan Presiden Bukan Ganti Presiden

9 Mei 2018   14:52 Diperbarui: 9 Mei 2018   15:03 776 0 0
2019 Pemilihan Presiden Bukan Ganti Presiden
(sumber: lipi.go.id)

Panas-panas sambil nunggu ngangkut ikan asin mending nulis yang lumayan panas juga. 2019 dipastikan merupakan tahun politik karena akan adanya pemilihan presiden. Pemilihan presiden dilakukan 5 tahun sekali. Pastinya para pembaca sudah mafhum. 

Judul 2019 itu pilihan presiden bukan ganti presiden semata-mata mengingatkan kepada masyarakat Indonesia bahwa tahun 2019 ada pemilihan presiden. Entah nantinya yang jadi presiden itu masih yang lama atau ganti yang baru. Proses itu akan terlihat setelah pemilihan presiden. 

Yang patut untuk jadi perhatian adalah siapapun presidennya wajib kita taati dan hormati. Sebagai seorang muslim pastinya wajib percaya terhadap ketetapan ( takdir) Allah SWT. Bahwa apapun ketetapan Allah SWT itulah yang terbaik. Apa yang menurut kita baik belum tentu menurut Allah SWT baik dan sebaliknya. 

Hastag # 2019 ganti presiden atau # 2019 tetap presiden itu sah-sah saja. Yang penting tidak mengurangi rasa persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Beda pilihan itu sangat wajar. Yang menjadi PR bagi kita semua adalah dibutuhkan sikap legowo dalam menentukan hasil pemilihan nantinya. Sikap kesatria yang harus kita punyai bersama. Jangan sampai hanya gara-gara beda pilihan saja menjadi berantem.

Bangsa Indonesia yang terkenal dengan lemah lembut dan sopan santunnya jangan samapai ternoda oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab. Jangan sampai kita ditunggai oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab. 

Selama para calon presiden mempunya Iman yang jelas, Akidah yang jelas maka wajib bagi kita untuk mentaatinya. Selama kita masih diperbolehkan dan mendapat keamanan di dalam beribadah maka kita wajib taat kepada pemimpin. 

Siapapun nanti pemimpinnya kita wajib taat dan patuh. Jangan ikut-ikutan oknum yang tidak bertanggungjawab yang berusaha menggoyahkan pemerintahan. Baik pemimpin A atau pemimpin B, dialah yang terbaik, dialah pilihan masyarakat Indonesia dan pastinya dialah pilihan Allah SWT. 

Yuk jadikan moment pemilu menjadi moment yang damai, sejahtera, rukun, dan pastinya membahagiakan bagi kita semua. Kehidupan pasti terus berlanjut entah siapapun pemimpinnya. Kalau baik bisa dilanjut 2 periode, kalaupun tidak baik, kita sabar menunggi 5 tahun. 

Didunia ini tidak ada yang abadi. Semua pasti berubah.

Selamat melanjutkan aktifitas.

Sukses selalu buat kita bersama. Amin