Mohon tunggu...
Muhamad Aldiawan
Muhamad Aldiawan Mohon Tunggu...

Seorang Mahasiswa Prodi Management S1 Universitas Multimedia Nusantara (UMN) | Fashion noobs | Values seeker | a Marketeers | PC and Gadgets enthusiast marginal :)

Selanjutnya

Tutup

Sosbud

UNIQLO & Consumers' Need for Uniqueness (Fashion Theory)

10 Juni 2014   22:27 Diperbarui: 20 Juni 2015   04:22 0 0 0 Mohon Tunggu...

Halo! saudara/i pembaca kompasiana, izinkan saya yang baru tertarik dengan dunia fashion ini berbagi mengenai suatu hal yang sedang dipelajari, semoga konten dalam tulisan ini dapat bermanfaat & menambah wawasan bagi saudara/i semua pecinta fashion.. sesuai dengan judul tulisan ini, Consumers Need for Uniqueness merupakan suatu teori yang diprakarsai oleh Snyder & Fromkin (1980) yang kemudian diperbaharui oleh Tian dkk. (2001) adalah suatu teori yang mengatakan "seorang konsumen itu mendapatkan dan memperlihatkan kepemilikan materil dengan tujuan membedakan diri dari orang lain untuk meningkatkan persepsi keunikan diri dan meningkatkan citra diri dihadapan publik." kemudian terdapat 3 hal didalam consumers need for uniqueness ini: 1. Creative choice singkatnya: konsumen tipe ini membeli suatu barang (barang-barang fashion) yang dapat mengeksresikan keunikan diri mereka dan pilihan itu masih diterima oleh publik. 2. Unpopular choice singkatnya: Konsumen tipe ini berani untuk memilih produk dan merek fashion yang berbeda dari biasanya, hingga berani untuk mengambil risiko dianggap aneh oleh publik. ada baik dan buruknya untuk tipe konsumen ini yaitu, jika dia berhasil membuat publik menerima dirinya maka dia akan dianggap sebagai Trendsetter ,namun jika di gagal, maka dia akan dianggap oleh publik memiliki selera fashion yang buruk. 3. Avoidance of similarity singkatnya: konsumen tipe ini menghindari suatu merek dan produk yang dianggap sudah mainstream di kalangan banyak, oleh karena itu konsumen ini memiliki cara untuk membuat dirinya unik dan berbeda dengan memakai merek atau produk yang misalnya sudah jadul sehingga mengembalikan keunikan diri mereka dan berbeda. hmmm sepertinya ada sedikit kemiripan ya antara unpopular choice dengan avoidance of similarity..bagaimana menurut anda? Sumber jurnal ilmiah mengenai teori ini bisa di download pada link berikut ini : Consumers Need For Uniqueness Berangkat dari teori ini saya sedang melakukan penelitian untuk skripsi saya dengan mengambil objek UNIQLO sebagai merek dan produk untuk dikaitkan dengan teori ini. UNIQLO memiliki konsep produk basic mix & match sehingga menurut saya, jika satu konsumen memakai UNIQLO, namun bisa memilki tampilan yang berbeda dari konsumen lainnya, karena dapat dengan kreatif membentuk tampilan untuk menguatkan citra diri sendiri yang khas. menurut saya itu salah satu keunggulan yang dimilki UNIQLO, yang kedua adalah memiliki teknologi airsm dan heatech. bagaimana pendapat anda mengenai UNIQLO ini? agar saya bisa lebih mendalam mengetahui keunikan yang dimiliki saudara/i serta pendapatnya mengenai UNIQLO, saya sudah menyiapkan kuesioner yang bisa di isi pada link berikut: kuesioner UNIQLO dengan mengisi kuesioner diatas, saya berterima kasih banyak kepada saudara/i karena mau berpartisipasi untuk kelanjutan penelitian skripsi saya. baik, sampai sini hal-hal yang dapat saya share ke saduara/i semua pecinta fashion di kompasiana ini! walau sedikit namun semoga bisa menambah hal baru bagi anda semua~ terima kasih banyak :)