Mohon tunggu...
Aulia
Aulia Mohon Tunggu... Dosen - Dosen Universitas Andalas

Menulis untuk kesenangan dan berbagi

Selanjutnya

Tutup

Worklife Pilihan

Panduan Sederhana Memilih Antara Nyicil Rumah atau Ngontrak Saja

24 April 2024   18:58 Diperbarui: 24 April 2024   19:06 77
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Screen shot image.cermati.com

Memiliki rumah sendiri merupakan dambaan banyak orang. Namun, di tengah lonjakan harga properti yang tak terkendali, mimpi ini bagaikan fatamorgana, terutama bagi generasi muda yang baru merintis karir atau memiliki keterbatasan finansial. Di tengah tekanan biaya hidup yang kian mencekik, pertanyaan pun muncul: apakah membeli rumah mahal lebih baik daripada menyewanya?

Rumah Mahal: Mimpi atau Malapetaka?

Harga rumah yang terus meroket menjadi batu sandungan utama bagi para calon pembeli. Di kota-kota besar, harga properti seringkali jauh melampaui kemampuan finansial masyarakat rata-rata. Kondisi ini menjerumuskan banyak orang muda ke dalam dilema: mencicil rumah dengan pembayaran yang mungkin menghabiskan sebagian besar gaji bulanan, atau memilih opsi yang lebih fleksibel dengan menyewa rumah.

Ngontrak: Solusi Fleksibel atau Jebakan Semu?

Menyewa rumah, atau ngontrak, seringkali dianggap sebagai pilihan yang lebih fleksibel, terutama bagi mereka yang belum memiliki stabilitas finansial yang memadai untuk menanggung beban pembelian rumah. Dibandingkan dengan cicilan KPR yang mengikat dan mungkin membebani keuangan, menyewa rumah menawarkan kebebasan untuk berpindah tempat tinggal sesuai kebutuhan dan kemampuan finansial.

Namun, keputusan antara membeli atau menyewa rumah tidak boleh didasarkan pada fleksibilitas semata. Pertimbangan finansial juga menjadi faktor utama. Meskipun cicilan rumah terasa berat di awal, memiliki aset properti dapat menjadi investasi jangka panjang yang menguntungkan. Nilai rumah umumnya meningkat seiring waktu, dan cicilan yang dibayarkan dapat dianggap sebagai investasi untuk masa depan.

Perencanaan Masa Depan: Kunci Menuju Keputusan Tepat

Pemilihan antara membeli atau menyewa rumah harus didasarkan pada perencanaan masa depan yang matang. Jika Anda memiliki rencana untuk menetap di suatu lokasi dalam jangka panjang, membeli rumah bisa menjadi pilihan yang lebih bijak secara finansial. Namun, bagi mereka yang belum yakin dengan stabilitas lokasi atau pekerjaan, menyewa rumah menawarkan fleksibilitas yang dibutuhkan.

Dilema Pasangan Muda

Sebuah survei yang dilakukan terhadap pasangan muda menemukan bahwa kebanyakan pasangan memilih untuk mencicil rumah karena merasa aman memiliki aset rumah sendiri3. Namun, ada juga yang memilih menyewa karena belum memiliki dana yang cukup untuk mencicil rumah atau karena menginginkan fleksibilitas lokasi yang lebih dekat dengan tempat kerja.

Tren Harga Properti di Indonesia

Data terbaru menunjukkan bahwa harga properti residensial di Indonesia terus meningkat, dengan Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) naik sebesar 1,92% pada triwulan II 20231. Meskipun demikian, penjualan properti residensial di pasar primer masih belum kuat, dengan penjualan terkontraksi 12,30% pada triwulan yang sama.

Berikut beberapa trik yang dapat dipertimbangkan:

  • Perhitungkan biaya tambahan yang terkait dengan kepemilikan rumah, seperti pajak properti, biaya perawatan, dan renovasi.
  • Bandingkan biaya sewa dengan cicilan KPR untuk melihat opsi mana yang lebih hemat dalam jangka panjang.
  • Pertimbangkan faktor keamanan dan kenyamanan lingkungan tempat tinggal saat memilih antara membeli atau menyewa rumah.
  • Cari tahu tren kenaikan harga properti di daerah yang Anda minati untuk memperkirakan nilai investasi di masa depan.
  • Konsultasikan dengan perencana keuangan atau agen properti terpercaya untuk mendapatkan saran dan panduan yang lebih personal.
  • Penutup

Penutup

Keputusan untuk membeli atau menyewa rumah adalah pilihan yang sangat personal dan bergantung pada situasi finansial, perencanaan masa depan, dan preferensi individu. Meskipun mencicil rumah bisa terasa seperti beban finansial, memiliki aset properti dapat memberikan keamanan finansial jangka panjang. Di sisi lain, bagi mereka yang masih merasa belum siap atau ingin menjaga fleksibilitas, menyewa rumah juga merupakan opsi yang valid.

Yang terpenting, lakukanlah analisis yang cermat dan perhitungan matang sebelum membuat keputusan besar ini. Pertimbangkan berbagai faktor seperti kemampuan finansial, kebutuhan pribadi, tujuan jangka panjang, dan kondisi pasar properti saat ini. Dengan perencanaan yang matang, Anda dapat memilih opsi yang paling sesuai dengan situasi dan aspirasi Anda, dan melangkah menuju masa depan yang lebih stabil dan sejahtera.

Dengan mempertimbangkan semua aspek secara menyeluruh, Anda dapat membuat keputusan yang tepat dan bijak dalam memilih antara membeli atau menyewa rumah.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Worklife Selengkapnya
Lihat Worklife Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun