Mohon tunggu...
Aufaa Akhmad
Aufaa Akhmad Mohon Tunggu... Lainnya - Freelance

Terimakasih atas kunjungan nya

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Pilihan

Marbut Masjid: Pahlawan Tanpa Tanda Jasa yang Terabaikan

21 April 2024   11:14 Diperbarui: 21 April 2024   20:17 178
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Dalam dinamika kehidupan beragama, terutama agama islam, seringkali kita melupakan peran yang vital namun seringkali diabaikan. Siapa mereka? 

Mereka adalah marbut masjid, atau penjaga masjid. 

Mereka bukan sekadar petugas kebersihan biasa, mereka adalah sosok yang setia menjaga rumah ibadah kita (umat muslim), tidak hanya dari segi fisik tetapi juga sebagai bagian integral dari roda penggerak komunitas Muslim

Namun, meskipun pentingnya peran mereka, marbut masjid seringkali diperlakukan tidak sebanding dengan kontribusi mereka.

Pertanyaannya, mengapa marbut masjid sering kali tidak mendapatkan penghargaan dan kesejahteraan yang sepadan dengan peran mereka? 


Salah satu alasan utamanya adalah persepsi yang salah terhadap pekerjaan mereka. 

Terlalu sering, mereka dianggap hanya sebagai petugas kebersihan atau bahkan diabaikan sepenuhnya. 

Padahal, peran mereka jauh lebih dari itu. Mereka adalah penjaga spiritual, menjaga agar rumah Allah tetap suci dan terbuka untuk umat yang ingin beribadah. 

Tanpa kehadiran mereka, masjid mungkin tidak akan mencapai tingkat kebersihan dan ketertiban yang dibutuhkan untuk menjalankan fungsi utamanya.

Disamping itu, upah yang seringkali tidak layak juga menjadi masalah serius bagi marbut masjid. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Humaniora Selengkapnya
Lihat Humaniora Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun