Bola Pilihan

Kemenangan atas Taiwan Modal ke Laga Berikutnya

19 Oktober 2018   10:22 Diperbarui: 19 Oktober 2018   10:45 377 1 1
Kemenangan atas Taiwan Modal ke Laga Berikutnya
Start sudah oke. Tapi jangan cepat puas. foto: Antara Foto

Kemenangan Timnas U-19 Indonesia atas Chinese Taipei 3-1 di ajang Piala Asia 2018 yang digelar di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Rabu, 18 Oktober 2018 dapat menjadi modal bagi Indonesia guna menghadapi dua lawan berikut yang bergabung di babak penyisihan Grup A, mereka adalah Qatar dan Uni Emirat Arab.

Qatar merupakan salah satu pesaing yang dijagokan di kejuaraan ini. Mereka adalah juara AFC U-19 pada tahun 2014 lalu.

Sedangkan Uni Emirat Arab, prestasi mereka adalah juga pernah menjadi juara AFC U-19 di tahun 2008. Dan tahun 2018 ini merupakan kali ke 14 mereka ikut serta di ajang Piala Asia.

Pertandingan selanjutnya kontra Qatar pada hari Minggu, 21 Oktober 2018 diprediksi bakalan sengit. Ini disebabkan karena pasukan Indra Sjafri membutuhkan kemenangan guna memastikan diri lolos ke babak selanjutnya. Sementara Qatar sendiri menginginkan kemenangan atas Indonesia guna menghidupkan kembali peluang mereka untuk bisa lolos ke fase berikutnya. Pasalnya, dalam pertandingan kemarin (Kamis, 18/10/2018) Qatar ditundukkan Uni Emirat Arab dengan skor 1-2.

Kalau kalah lagi lawan Egy Maulana Fikri dkk, maka harapan mereka untuk melangkah ke babak selanjutnya pasti hilang sudah.

Sementara Indra Sjafri sendiri mengomentari laga melawan Chinese Taipei kemarin, "Laga pertama sangat menentukan langkah selanjutnya, kemenangan yang patut kita syukuri" katanya usai laga.

Dengan hasil itu, Egy dkk berada di puncak klasemen Grup A, dan UEA di tempat kedua. Qatar ketiga dan Chinese Taipei keempat.

Permainan Egy dkk di babak pertama sepertinya mengalami kebuntuan. Ini dibuktikan dengan tidak terciptanya gol hingga turun minum. Skor babak pertama imbang 0-0. 

Baru pada babak kedua, Garuda Muda memecah kebuntuan itu, lewat gol yang diciptakan kaki kiri Egy Maulana Fikri di menit ke 51. 

Lawan pantas mengagetkan Egy dkk, ketika selang dua menit kemudian mereka menciptakan gol balasan di menit ke 53. Serangan balik yang mengejutkan ini menceplos gawang Indonesia, dicatat atas nama Wang Chung-Yu.

Setelah balasan, sedikit kehilangan semangat, Witan Sulaiman lalu membuat Indonesia bersuka cita  dengan dua gol tambahan untuk Garuda Muda, masing-masing di menit ke 70 dan 89. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 3-1 menjadi milik Indonesia.

Pelatih Indra Sjafri yang puas dengan hasil tersebut lantas bertekad untuk melanjutkan tren positif ini saat berhadapan dengan Qatar, Minggu.

Sebelumnya Indra Sjafri sebenarnya sudah memperkirakan Chinese Taipei bakalan  bermain dengan defense yang ketat. "Untung para pemain sabar dan responnya bagus. Di babak kedua kami melakukan perubahan," kata Indra.

Sementara usai laga, pelatih Chinese Taipei Vom Ca Nhum memuji permainan yang ditampilkan Egy dkk. Ada tiga pemain Indonesia yang khusus disorot olehnya. Ketiganya adalah Witan Sulaiman, Firza Andika dan Egy Maulana Fikri.

Menurutnya Witan memiliki teknik yang bagus, serangannya tajam dan bermain cepat. Untuk Egy dia mengatakan bahwa Egy yang bermain di Polandia mempunyai cara bermain yang bagus serta sukar dikalahkan ketika satu lawan satu.

"Nomor 11 pemain yang bagus, memiliki kaki kiri bagus dan cepat," kata Vom Ca Nhum lagi.

Start sudah oke. Tapi jangan cepat puas.

Hal ini senada seperti yang dikatakan Witan Sulaiman usai pertandingan, "Jangan cepat puas, masih ada laga yang lebih berat lagi, tapi yang jelas harus optimis. Semoga saya bisa mencetak gol lagi," kata pencetak dua gol ke gawang Taiwan itu.

Selamat buat Indonesia!