Mohon tunggu...
Ashil Nurul Aini
Ashil Nurul Aini Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswi S1 Teknik Sipil

Mahasiswi S1 Teknik Sipil yang memiliki minat di dunia kecantikan

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud

KKN Tematik UPI 2022: Meretas Kemiskinan di Kelurahan Sukabungah dengan Pendekatan Sosial dan Pelestarian Kesenian Sunda

10 Agustus 2022   14:51 Diperbarui: 13 Agustus 2022   16:49 182 1 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun

Sustainable development goals (SDGs) atau tujuan pembangunan berkelanjutan adalah salah satu agenda internasional yang disusun oleh PBB dalam rangka ingin menyejahterakan masyarakat dunia. program ini berisikan 17 tujuan dan 169 target yang diharapkan dapat dicapai pada tahun 2030. Disusun sejak 25 September 2015, tujuan SDGs adalah meliputi tiga dimensi, mulai dari lingkungan, sosial, dan ekonomi.

Sebagai upaya agar SDGs Nasional bisa terwujud, Kemendes Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) menurunkan SDGs Nasional menjadi SDGs Desa. SDGs Desa adalah pembangunan total atas desa. Seluruh aspek pembangunan harus dirasakan manfaatnya oleh warga desa tanpa ada yang terlewat (no one left behind) yang mengarah pada 18 tujuan pembangunan berkelanjutan.

Berdasarkan 18 tujuan SDG’s Desa Tersebut, KKN Tematik UPI 2022 yang dilaksanakan pada 11 Juli - 10 Agustus 2022 mengusung tema “Menguatkan dan Meningkatkan Program SDG’s Desa dan Rekognisi MBKM Puspresnas Kemdikbudristek". Kegiatan KKN pada tahun ini berlangsung secara campuran (daring dan luring) mengingat keadaan di Indonesia yang sudah mulai stabil dari COVID 19. 

Pada KKN Tematik Tahun ini, saya dan teman-teman kelompok 37 yang dibimbing oleh dosen pembimbing lapangan yaitu Dr. Rini Andari, M.M. mengangkat tema yaitu “Desa Tanpa Kemiskinan”. Program SDG’s Desa Tanpa kemiskinan ini memiliki tujuan yaitu  menargetkan pada tahun 2030 kemiskinan di desa mencapai 0 persen. Artinya, pada tahun 2030, tidak boleh ada penduduk miskin di desa.

Agar tujuan dari SDG’s Desa Tanpa Kemiskinan itu tercapai, kami dari kelompok 37 KKN Tematik UPI 2022 membuat beberapa kelompok kecil yang akan tersebar ke dalam beberapa kelurahan. Salah satu kelurahan yang dituju yaitu Kelurahan Sukabungah Kota Bandung. Pada Kelompok kecil kelurahan Sukabungah ini berfokus pada beberapa sub tema yaitu : (1) Tingkat kemiskinan warga desa dan (2) Keluarga miskin penerima bantuan sosial.

Berdasarkan Sub tema tersebut, program kelompok kecil ini meliputi melakukan pendataan penerima bantuan sosial, membuat sosialisasi mengenai bantuan sosial melalui media sosial dan banner, serta melakukan promosi wisata budaya lokal setempat.

Kegiatan pertama yang kami lakukan yaitu melakukan survey dan wawancara kepada pihak kelurahan, rt dan rw mengenai kondisi ekonomi di kelurahan Sukabungah serta menilik tingkat kemiskinan di kelurahan Sukabungah melalui data penerima bantuan sosial. Berdasarkan data DTKS tahun 2021 yang kami terima dari pihak kelurahan, terdapat 5228 orang telah terdaftarkan DTKS dari total keseluruhan warga kelurahan Sukabungah yaitu 20652 orang. Melihat data tersebut, dapat dilihat bahwa tingkat kemiskinan di kelurahan Sukabungah dapat dikatakan cukup tinggi tetapi masih di bawah garis kemiskinan. 

Selain tingkat kemiskinan yang cukup tinggi, masalah yang kami temukan berdasarkan hasil wawancara kami dengan pihak kelurahan, rt dan rw masih banyaknya masyarakat di kelurahan Sukabungah yang menyalahgunakan dana bantuan sosial dan membuat hilangnya kesempatan bagi orang-orang yang benar-benar membutuhkan. Oleh karena itu, kelompok kami membuat artikel berita mengenai isu penerimaan bantuan sosial yang kami unggah di web (link artikel berita isu bansos). Pembuatan artikel tersebut, diharapkan dapat meyadarkan pemerintah untuk meningkatkan tingkat ketelitian dalam menyeleksi calon-calon penerima bantuan agar dana yang disalurkan dapat tepat sasaran.

Selain membuat artikel berita, kami pun membuat sosialisasi mengenai bantuan sosial dan tips & trick mengenai UMKM melalui instagram kelurahan Sukabungah dan juga berupa banner. Kegiatan tersebut kami harapkan dapat memberikan informasi kepada masyarakat yang masih kebingungan akan jenis-jenis bantuan sosial yang sedang berjalan dan memberi informasi kepada masyarakat dari berbagai kalangan yang memiliki keinginan memulai usaha (UMKM).

Dok. pribadi
Dok. pribadi

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan