Mohon tunggu...
Asep Bahtiar Pandeglang
Asep Bahtiar Pandeglang Mohon Tunggu... Wiraswasta - www.artikelutama.com

www.pandeglangland.club

Selanjutnya

Tutup

Politik

Inilah Hebatnya Ilmu Politik Ahok, Memancing Harimau Keluar Kandang, Daeng Aziz Dibuat KO, Ahmad Dhani Lewat..

15 Februari 2016   22:50 Diperbarui: 18 Februari 2016   03:43 96364 52 39 Mohon Tunggu...

[caption caption="Ilmu Politik Ahok"][/caption]

_________ 

Artikel menarik sebelumnya : Rahasia Uang (4), Belajar dari Orang Cina

_________ 

Waktu kecil dulu, bersama teman-teman sekampung saya sering bermain di pematang sawah bermain layang-layang atau memancing  belut, satu hari kami bisa menangkap 3 sampai 4 ekor lalu digoreng atau dibakar, rasanya sungguh nikmat. Bergerombol-gerombol teman-teman saya membuat pancing belut yang panjangnya setengah meter, mereka mengajarkan saya untuk menyusuri sawah dan mengintip lubang-lubang yang berada disetiap petak sawah, kemudian berjingkrak-jingkrak diatas tanah, jika dari lubang tersebut keluar busah atau oksigen yang mengendap dalam lubang, sudah dipastikan itu adalah lubang belut.

Ketika kail pancing masuk dalam lubang, mulut saya diharuskan oleh mereka membaca mantra ck ck ck ck ck… berulang ulang, kata mereka, tirulah suara kodok agar si belut keluar dari sarangnya dan memakan kail pancing, setelah belut ditangkap, segeralah hancurkan kepalanya sebab tubuh belut itu sangat licin, kalau sekedar dipegang tentu ia akan mudah kabur dari tangan kita.

****

Perseteruan Daeng Aziz dengan Ahok mengingatkan saya pada peristiwa memancing belut. Dalam filosofi berperang, untuk membunuh harimau tidak usah repot-repot masuk hutan, pancinglah harimau dengan suara kambing agar ia keluar dan masuk dalam jebakan kita, ketika Ahok ditanya apakah dia mau pergi ke Kalijodo? Ahok hanya tertawa, “Ngapain gua ke kalijodo? Mau lihat film kungfu?”

Tekstualnya begini, “Untuk apa saya pergi kehutan belantara?, hutan itu kerajaannya harimau, kalau saya masuk hutan, otomatis saya mati dimakan hewan buas itu”

Ahok, karna terus didesak dan ditantang masuk Kalijodo, dengan ilmu politiknya yang luar biasa berkata “Nanti deh gue bawain tank buat hancurin tuh Kalijodo”. Nah, omongan Ahok ini percis dengan suara kambing yang mengembe-embe diluar hutan memancing harimau keluar. kenyataannya mudah diduga, Daeng Aziz langsung beraksi, bersama warga kalijodo ia keluar ‘hutan’ pergi ke gedung DPR ingin berbicara langsung dengan para pejabat ‘komisi E’ bahwa tempat lokalisasi kalijodo adalah legal, tempat itu resmi, tanahnya juga ada surat PBB nya, jadi pemerintah tidak boleh asal-asalan menggusur saja.

Menurut saya, keluarnya Aziz bersama warga kalijodo percis seperti gambaran harimau keluar kandang, meskipun si harimau tidak ‘dibunuh’ oleh Ahok, tapi reaksi Daeng Aziz yang keluar kandang tersebut menyimpulkan bahwa ia telah kalah berpolitik, ia telah dipolitiki oleh Ahok, bukankah sebelumnya Ahok ditantang oleh warga PSK agar jangan main-main terhadap pembesar Kalijodo? Preman-preman Kalijodo berkata bahwa yang bisa menghancurkan Kalijodo adalah Tank tentara, Menanggapi pernyataan itu Ahok merespon “Nanti gue bawain Tank deh” Daeng Aziz tentu saja kelabakan, dia ketakutan dan keluarlah ia dari kandangnya sendiri.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN