Mohon tunggu...
Kaka Arnold
Kaka Arnold Mohon Tunggu... Tukang Kayu Setengah Hati

Penulis Recehan yang Suka Ngelantur Soal Bola, Politik dan Sesekali Wisata

Selanjutnya

Tutup

Politik Pilihan

Seru, Jusuf Kalla- Anies Siap Hadang Prabowo di Pilpres 2024?

24 Januari 2021   05:38 Diperbarui: 24 Januari 2021   05:55 2855 22 6 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Seru, Jusuf Kalla- Anies Siap Hadang Prabowo di Pilpres 2024?
Jusuf Kalla (kanan) menerima kunjungan Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto, di Istana Wapres, Jakarta, 21 Oktober 2014. Kunjungan Prabowo tersebut untuk silaturahmi dan mengucapkan selamat kepada Wapres. Foto : ANTARA/HO/Setwapres- Samsu Hadi

Beberapa media marak menyorot Jusuf Kalla (JK) akhir-akhir ini. Nama mantan Wapres SBY dan Jokowi menyeruak dan  disebut sebagai salah satu calon kuat kandidat Capres 2024 mendatang.

Hitung- berhitung pun dilakukan, jika berjalan normal, maka untuk pertama kalinya, sang veteran JK akan turun arena lagi tapi bukan sebagai Wapres tapi Capres.

Bagaimana prediksi politik ini digulirkan? Paling tidak ada 2 (dua) pemicu yang saya amati.

Pertama, efek domino dari penunjukan Joe Biden sebagai Presiden Amerika Serikat (AS), dan Biden dikabarkan adalah sahabat baik dari JK.

Di dalam perspektif ini, dilihat bahwa kebijakan politik luar negeri AS akan mempengaruhi Indonesia.

Pengamat politik internasional, Arya Sandhiyudha melihat  ini akan terjadi karena  Presiden Joe Biden dipercaya kan memberikan perhatian kepada negara-negara kawasan Asia Timur, termasuk Indonesia.

Saat itulah, Biden akan mendukung atau mendorong  pemimpin yang dia sudah kenal sebelumnya ketika menjadi Wapres, Barack Obama, dan untuk itu, nama JK bisa diapungkan ke atas.

"JK sudah teruji menjadi top leader, termasuk dalam hal menghadapi politik AS. Secara kapasitas tidak diragukan. Jadi menurut saya, JK sangat mungkin (di 2024). Cuma kursi presiden kan satu, dan banyak tokoh nasional lainnya yang juga mungkin ingin jadi presiden," kata Arya.

Kedua, kalkulasi polarisasi kekuatan untuk 2024 nanti, dan akhirnya mengarah bahwa JK akan menjadi salah satu kutub yang kuat jika kembali turun arena.  

Jika dilihat dari elektabilitas, maka JK sebenarnya tidak diunggulkan. Tiga nama yang muncul di permukaan adalah Prabowo Subianto, Anies Baswedan , dan Ganjar Pranowo.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x