Mohon tunggu...
Herdian Armandhani
Herdian Armandhani Mohon Tunggu... Pemuda yang Ingin Membangun Indonesia Melalui Jejaring Komunitas

Kalau Tidak Mampu untuk Menjadi Pohon Beringin yang Kuat untuk Berteduh, Jadilah Saja Semak Belukar yang Sisinya Terdapat Jalan Setapak Menuju Telaga Air

Selanjutnya

Tutup

Sosbud

Aliansi Masyarakat Bali Peduli Suriah Galang Dana untuk Aleppo

21 Mei 2016   23:17 Diperbarui: 21 Mei 2016   23:49 0 0 0 Mohon Tunggu...
Aliansi Masyarakat Bali Peduli Suriah Galang Dana untuk Aleppo
Dokumentasi pribadi

Denpasar ( Bali) – Gelombang simpati untuk warga Aleppo, Suriah terus mengalir dipenjuru Nusantara. Elemen Pemuda Bali yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Bali Peduli Suriah mengadakan aksi penggalangan dana di perempatan Jalan Sudirman –Jalan Dewi Sartika Denpasar. Aksi Gabungan yang diikuti oleh berbagai organisasi dan masyarakat ini dimulai dengan berkumpul di halaman Musholla Al-Furqon Sudirman Denpasar pukul 16.00 wita. Tujuan dari aksi kemanusiaan ini adalah untuk menggalang kepeduliaan masyarakat Bali dalam membantu korban di Suriah terutama anak-anak dan wanita. Kabar terakhir dari situs berita Al Jazeera, Syrian Observatory fo Human Rights, dalam 10 hari terkahir, serangan rezim pemerintah tirani yang berkuasa saat ini telah memakan banyak korban di Aleppo. Sedikitnya telah menewaskan 253 warga sipil. Empat puluh Sembilan diantaranya adalah anak kecil. Mereka, anak-anak Aleppo kebanyakan tewas karena percikan bom barrel yang menembus tubuh kecil tak bersalah.

Koordinator Aksi Andy Krisna dari Dompet Sosial Madani mengungkapkan Aksi kemanusiaan untuk warga Aleppo Suriah berjalan dengan lancar berkat dukungan Masyarakat Bali. Banyak warga Bali yang kebetulan melintas langsung memberikan donasi terbaiknya di kotak-kotak para relawan aksi kemanusia ini. “Donasi yang akan disumbangkan selanjutnya akan dibelikan makanan dan oba-obatan kepada warga Aleppo Suriah” paparnya. Andy Krisna juga berujar bahwa bila donasi menembus angka hingga 300 juta akan dibelikan mobil Ambulance. Pasalnya banyak rumah sakit umum dibombardir oleh serangan pemerintahan tirani.

“ Aksi kepedulian untuk warga Aleppo, Suriah kedepannya tidak berhenti samapi disini saja, nanti kedepannya kami akan membuat kotak-kotak donasi di Masjid dan Musholla yang ada di Pulau Bali” tuturnya.

Sementara itu Ketua Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Wilayah Bali Eka Agung Yulianto sangat antusia mengikuti aksi kemanusian gabungan ini. “ Aksi kemanusiaan ini sangat luar biasa, dengan adanya aksi ini membawa dampak positif bagi masyarakat di Denpasar untuk mengetuk rasa kemanusiaan menolong sesama” ungkapnya.

“Melalui aksi ini saya berharap seluruh warga Indonesia tidak hanya warga muslim saja untuk turut memberikan dukungan materiil dan non materiil kepada warga Aleppo, Suriah yang mengalami penindasan”  papar Eka.

Firdaus Salam Isnanto, Ketua Pelajar Islam Indonesia (PII) Wilayah Bali berpendapat melalui aksi ini kita sebagai warga negara Indonesia dapat meringankan beban warga Allepo, Suriah. “ Saya dan kawan-kawan PII mengutuk pemerintahan tirani di Suriah, Semoga Warga Aleppo segera bebas dari sistem pemerintahan yang dianut saat ini” kata Isnan saat ditemui di lokasi aksi. Isnan sapaan akrab ketua PII Bali ini sangat menyayangkan informasi pemberitaan internasioanal dan nasional yang tidak berimbang mengenai musibah yang menimpa warga Aleppo, Suriah.

Eka Agustina dari Bali Muslimah Community berharap aksi ini bisa mengetuk seluruh elemen masyarakat untuk berdonasi dengan harta terbaikknya bagi Warga Aleppo, Suriah.  Rizky Fandy Saputra dari Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Keluarga  Mahasiswa Muslim STAN Denpasar mengatakan bahwa ia besama pengurus LDK KMM STAN sangat senang bisa turut ambil bagian dalam aksi kemanusiaan ini. “Melalui aksi ini kita dapat berbagi dengan seluruh saudara Muslim di Aleppo, Suriah”.

Para peserta aksi penggalangan dana untuk warga Aleppo, Suriah juga membentangkan poster dan spanduk-spanduk warga Suriah yang rumah dan harta bendanya luluh lantah dihancurkan oleh bom-bom. Aksi ini berakhir menjelang pukul 18.00 wita saat persiapan kumandang adzan shalat Magrib.

   

Dokumentasi pribadi
Dokumentasi pribadi
Dokumentasi pribadi
Dokumentasi pribadi

VIDEO PILIHAN