Arkin Julijanto
Arkin Julijanto

Seorang mahasiswa dari Atma Jaya Yogyakarta

Selanjutnya

Tutup

Hiburan

Menilik Megahnya Musik Pembukaan Asian Games 2018

23 Oktober 2018   23:41 Diperbarui: 24 Oktober 2018   00:54 255 0 0

Pembukaan Asian Games 2018 masih mengena di pikiran kita. Perhelatan olahraga terbesar se Asia ini diadakan setiap 4 tahun sekali. Indonesia tidak mau melewatkan kesempatannya dalam menjadi tuan rumah Asian Games tahun ini. Berbagai hal disiapkan untuk kelancaran event bergengsi ini.

Salah satunya adalah Opening Ceremony yang diadakan tepat satu hari setelah Kemerdekaan Republik Indonesia. Untuk persiapannya, panitia sudah menyiapkan dari satu tahun sebelumnya. Segala gagasan dan pikiran pun disatukan untuk mewujudkan acara pembukaan yang tidak terlupakan. Mulai dari segi kostum, tarian, dekorasi, serta musik sudah dipercayakan kepada anak-anak bangsa yang spektakuler.

Jika kita mengingat kembali, suasana dari Opening Asian Games 2018 sangatlah megah dan emosional. Hal ini tidak bisa lepas dari karya anak bangsa yaitu, Ronald Steven dan Addie MS. Kedua anak bangsa ini didaulat untuk menjadi pengarah lagu untuk pembukaan Asian Games tersebut.

Ronald dan Addie sudah memiliki nama di dunia musik Indonesia bahkan internasional. Addie MS sudah dikenal melalui orchestranya  baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Sedangkan Ronald Steven yang merupakan pemain bass dan music director untuk berbagai acara pun sudah tak kalah tenar.

Addie MS pun dipercaya untuk memegang section orchestra. Sedangkan Ronald Steven diberi tugas untuk membuat aransemen lagu dan membuat musik iringan untuk tarian-tarian yang akan ditampilkan. Meskipun memiliki tugas masing-masing, namun mereka berdua tetap saling melengkapi satu dengan yang lain.

Dalam prosesnya, mereka tidak sendiri. Ada Rayendra Sunito yang berperan sebagai mix engineer, Irvan Natadiningrat sebagai vocal director, Dennis Nussy sebagai backing vocal coordinator dan masih banyak lagiDalam perekaman alat musik modern pun dibantu oleh Mecko kaunang di gitar dan Ray Prasetya pada drum.

Musik dari Pembukaan Asian Games ini mengandung unsur modern serta tradisional. Tugas dari para penata musik ini adalah untuk merepresentasikan Indonesia melalui lagu dengan durasi 11 sampai 12 menit. Berbagai alat musik tradisional juga digunakan untuk menambah kekayaan dari lagu-lagu tersebut.

Tantangan lain bagi pembuatan musik ini yaitu mereka harus bisa menggambarkan dinamikanya. Karena dari musik ini akan bisa ditentukan kapan kembang api akan menyala atau suasana pencahayaan seperti apa yang di butuhkan. Gerakan tari yang dibuat juga harus bersinergi dengan musik ini.

Proses perekaman suara untuk musik ini juga tidak main-main. Untuk perekaman orchestranya, perekaman dilakukan di Prague, Czech Republik bersama The City of Prague Philharmonic Orchestra. Sedangkan untuk alat musik tradisional, mereka mendatangkan langsung beberapa pemain musik dari daerah-daerah di seluruh Indonesia. Untuk perekaman di Indonesia diadakan di Brotherland Studio.

Beberapa musisi tanah air juga turut meramaikan Pembukaan Asian Games tahun ini. Seperti Tulus, Raisa, GAC, Anggun, Afgan, Via Vallen, Kamasean Fatin, Sheryl Seinafia, Rossa, Wizzy, dan Mario Tampubolon. Mereka masing-masing dapat menunjukan ciri khas Indonesia melalui lagu yang mereka bawakan. Terkhususnya Via Vallen yang membawakan lagu tema dari Asian Games 2018, Meraih Bintang.

Sungguh tidak diragukan lagi kualitas dari para musisi tanah air. Mereka saling bahu-membahu untuk menampilkan penampilan terbaik mereka demi mengharumkan nama Indonesia di kancah Asia. Tidak mengenal perbedaan genre, umur, maupun jenis kelamin sehingga mereka dapat saling melengkapi.

Meskipun sudah berselang beberapa bulan, Opening Ceremony Asian Games 2018 masih sering diperbincangkan di dunia maya maupun dunia nyata. Kita sebagai masyarakat Indonesia sudah sepatutnya bangga bahwa Pembukaan Asian Games di Indonesia disebut-sebut sebagai Pembukaan Asian Games terbaik.