Mohon tunggu...
Mbah Ukik
Mbah Ukik Mohon Tunggu... Jajah desa milang kori.

Wong desa

Selanjutnya

Tutup

Hobi Pilihan

Bersepeda untuk Mencari Tantangan Bukan Celaka

20 Maret 2021   12:27 Diperbarui: 20 Maret 2021   16:13 669 37 19 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Bersepeda untuk Mencari Tantangan Bukan Celaka
Dokumen pribadi.

Banyak alasan seseorang melakukan kegiatan bersepeda, di antaranya untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh, sekedar hobi dan bersenang-senang, mencari tantangan untuk memacu andrenalin yang bisa meningkatkan detak jantung sehingga jantung sehingga bisa meningkatkan kewaspadaan. Sumber: https://www.alodokter.com

Bagi pesepeda yang tinggal di kota kecil atau kota besar namun di wilayah pegunungan bukanlah hal yang sulit untuk menemukan tempat bersepeda berbukit-bukit atau tempat yang penuh tantangan. Seperti wilayah kota Malang dan sekitarnya tempat tinggal penulis, terutama di bagian timur, selatan hingga barat. Mungkin juga wilayah Bandung dan Bogor juga demikian, seperti yang bisa disimak di akun-akun IG para goweser.  Apalagi juga dekat velodrom.

Dokumen pribadi.
Dokumen pribadi.
Dokumen pribadi.
Dokumen pribadi.
Dokumen pribadi.
Dokumen pribadi.
Dokumen pribadi.
Dokumen pribadi.
Masalahnya bagi pecinta olahraga bersepeda yang tinggal di kota besar sangatlah sulit menemukan tempat yang penuh tantangan daripada mereka yang tinggal di kota kecil atau setidaknya kota di wilayah pegunungan. 

Sehingga bila ingin tantangan kadang harus melakukan manuver-manuver dengan meliak-liuk di jalan raya yang  sangat membahayakan dirinya sendri dan orang lain. 

Paling tidak mengganggu ketertiban. Bagi yang sadar akan hal ini biasanya akan pergi ke pedesaan atau perbukitan dengan cara mengangkut sepedanya dengan mobil lalu bergowesria di sana. Tentunya ini membutuhkan beaya yang lumayan.

Cara lain yang banyak dilakukan oleh para pesepeda adalah bergowesria ke komplek perumahan besar dan luas dengan jalan yang lebar. Hanya saja, ada beberapa komplek perumahan menengah dan besar yang bersifat eksklusif dan tertutup bagi orang lain apalagi dengan sistem satu pintu. Pengalaman saya yang kadang juga bosan sedikit memacu andrenalin, suatu bersepeda ke sebuah komplek perumahan kelas atas. 

Ketika saat sedang istirahat di bawah pohon pinggir taman lalu didatangi seseorang dan meminta segera pergi. Tentu saja saya menolaknya apa pun alasannya sebab menurut saya, ini bukanlah wilayah dalam keamanan terbatas yang perlu diawasi secara ketat. Jadi tak bisa eksklusif!

Pinggir lapangan golf. Dokumen pribadi.
Pinggir lapangan golf. Dokumen pribadi.
Nyrondol saja... Dokumen pribadi.
Nyrondol saja... Dokumen pribadi.
Dilarang bermain boleh tapi mosok sih foto saja tidak boleh? Dokumen pribadi.
Dilarang bermain boleh tapi mosok sih foto saja tidak boleh? Dokumen pribadi.
Suatu saat pula, ketika sedang gowes menyusuri ladang penduduk, tibalah kami di pinggir lapangan golf. Kami berdua pun melihat mereka yang sedang tak tuk tak tuk memukul bola putih kecil ditemani wanita-wanita cantik nan seksi. 

Sedang asyik melihat mereka, seseorang dari lapangan golf mendekati kami dan meminta keluar dan pergi. Tentu saja saya tolak, sebab merasa tidak masuk lapangan golf dan berada di ladang penduduk serta tidak menggangu mereka. 

Seminggu kemudian, kami kembali lagi gowes ke sana. Sungguh di luar dugaan, kebun diberi palang bambu. Berkeyakinan tidak melakukan hal yang merugikan, kami pun masuk mengikuti seorang pencari rumput untuk pakan ternak. Dari jauh kami merasa diperhatikan seseorang. Mungkin petugas keamanan tanpa seragam. Boleh jadi pengalaman penulis juga dialami para pesepeda di kota besar lainnya, sehingga mereka terpaksa bersepeda dan mencari tantangan di jalan raya. 

Makin maraknya pesepeda rupanya terbaca dengan baik oleh pemerintah dengan menyediakan jalur sepeda, hanya saja masih belum dipatuhi sepenuhnya oleh sebagian pengguna jalan. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN