Mohon tunggu...
Anwar Zain
Anwar Zain Mohon Tunggu... Dosen - Pengajar

Berkarya untuk bermanfaat

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan Pilihan

Apa Itu "PAS" Kurikulum Merdeka?

5 Desember 2023   12:00 Diperbarui: 5 Desember 2023   12:38 209
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Dalam dunia pendidikan disekolah-sekolah pada bulan Desember awal ini memasuki ujian akhir semster (UAS).

Istilah UAS ini merupakan paradigma dulu untuk menguji siswa-siswa dalam kemampuan kognitif /pengetahuan anak, yang mana sekolah membuat jadwal UAS biasanya sekitar 2 (dua) minggu dengan menjawab soal pilihan ganda dan essay.

Korankaltim.com
Korankaltim.com

Setelah implementasikan kurikulum merdeka sekarang ini, maka ada perubahan istilah dan paradigma sudut pandang dalam mengukur dan menilain kemampuan anak. Kurikulukum merdeka sekarang lebih mengedapankan istilah "Penilaian" bukan "Ujian". 

Karean kurikulum merdeka mempunyai sudut pandang bahwa penilaian anak itu bisa dilakukan pada saat proses pembelajaran maupun pada saat akhir pembelajaran termasuk pada akhir semester yang diakumulasi seluruh penilaiannya untuk menilai kemampuan anak.

Presentasi Hasil Proyek Siswa SMKN3 Banjarmasin
Presentasi Hasil Proyek Siswa SMKN3 Banjarmasin

Oleh karena itu, kurikulum merdeka sekarang ini sangat memberikan ruang potensi anak agar bisa berkembang tanpa harus kaku dan disamkan dengan anak-anak yang lain maka pembelajaran kurikulum merdeka diarahkan lebih kepada Model Pembelajaran Berbasis Proyek atau Projek Base Learning (PjBL). 

Karena model pembelajaran PjBL ini sangat sesuai dengan paradigma kurikulum merdeka, dengan model pembelajaran ini kita sebagai pendidik/guru akan bisa menilai kinerja anak dari proses sampai hasil projek yang disampaikan. Dengan diterpaknnya model PjBL ini maka berdampak pada sistem penilaian akhir atau dulu namanya ujian akhir. 

Tetapi karena projek ini penilainannya tidak diakhir maka istilah ujian dianggap "tidak relevan", makanya diganti dengan istilah "Penilaian" karena kata Penilaian lebih komprehensif dan luas dibanding dengan kata "Ujian".

SLB BinaKasih Srumbang
SLB BinaKasih Srumbang

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun