Mohon tunggu...
Annisa TiaraDewi
Annisa TiaraDewi Mohon Tunggu... Mahasiswi Unisa Yogyakarta

Mahasiswi Gizi Unisa Yogyakarta

Selanjutnya

Tutup

Kesehatan

Gaya Hidup di Masa Pandemi Covid-19

22 Juni 2021   16:08 Diperbarui: 22 Juni 2021   16:10 105 1 0 Mohon Tunggu...

Satu tahun lebih sudah kita hidup berdampingan dengan virus corona dan setiap hari angka kasus positif Covid-19 bertambah. Penyakit yang diketahui muncul pertama kali di Wuhan, Cina pada Desember 2019 (WHO, 2020) merupakan penyakit pernapasan akut yang menjadi pandemik global. Bahkan, akhir-akhir ini banyak bermunculan berita mengenai varian baru Covid-19 yang memiliki gejala lebih mengerikan.

Umumnya Covid-19 memiliki gejala antara lain demam, batuk kering, dan sesak napas. Beberapa pasien mengalami gejala mirip pilek dan mengalami nyeri pada tenggorokan dan diare dan beberapa orang yang terinfeksi tidak menunjukkan gejala dan merasa sehat. Sebagian dapat pulih dengan sendirinya, sedangkan sebagian lainnya mengalami perburukan kondisi sehingga mengalami kesulitan bernapas dan perlu dirawat di rumah sakit.

Covid-19 dapat menular dari orang yang terinfeksi kepada orang lain di sekitarnya melalui percikan batuk atau bersin. Covid-19 juga dapat menular melalui benda-benda yang terkontaminasi percikan batuk atau bersin penderita Covid-19. Orang lain yang menyentuh benda-benda terkontaminasi tersebut lalu menyentuh mata, hidung dan mulut mereka dapat tertular penyakit ini.

Oleh karena itu selama setahun lebih ini kita diwajibkan untuk menjalankan protokol kesehatan untuk mencegah tertular virus Covid-19 seperti :

  • Sering mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir atau antiseptik berbahan alkohol. Deterjen pada sabun dan alkohol pada antiseptik dapat membunuh virus pada tangan.
  • Jaga jarak dengan orang lain minimal satu meter. Hal ini untuk mencegah tertular virus penyebab Covid-19 dari percikan bersin atau batuk.
  • Hindari menyentuh mata, hidung dan mulut sebelum Anda memastikan tangan Anda bersih dengan mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir atau antiseptik. Tangan yang terkontaminasi dapat membawa virus ini ke mata, hidung dan mulut yang menjadi jalan masuk virus ini ke dalam tubuh dan menyebabkan penyakit Covid-19.
  • Tetaplah berada di dalam rumah agar tidak tertular oleh orang lain di luar tempat tinggal.

Selain langkah-langkah pencegahan tersebut kita juga dianjurkan untuk meningkatkan imunitas tubuh untuk membantu mencegah terinfeksi virus corona.

Banyak masyarakat yang berpikir bahwa meningkatkan imunitas tubuh itu dengan cara banyak mengkonsumsi makanan dan fokus untuk membahagiakan diri sendiri dengan melakukan apa yang mereka inginkan. Namun banyak dari mereka tidak mengimbangi hal tersebut dengan olahraga yang teratur, padahal kita tahu bahwa olahraga juga sangat penting untuk menjaga dan meningkatkan imunitas tubuh, hal ini juga diperparah dengan anjuran dari pemerintah yang menyarakan masyarakat untuk melakukan segala sesuatu kegiatan dirumah “stay at home” yang membuat aktivitas fisik masyarakat menjadi berkurang. Pada akhirnya banyak masyarakat mengalami kenaikan berat badan yang cukup signifikan selama pandemi.

Hal yang benar untuk dilakukan agar imunitas tubuh meningkat yaitu dengan menerepkan pola hidup sehat seperti, tidur yang cukup dan berkualitas, minum air putih yang cukup, konsumsi vitamin, konsumsi makanan bernutrisi, dan olahraga yang teratur minimal 3 kali seminggu.

Referensi

dinkes.bantulkab. 2021. “Pentingnya Menjaga Pola Hidup Sehat Selama Masa Pandemi”, https://dinkes.bantulkab.go.id/, diakses pada 16 Juni 2021 pukul 13:35.

alodokter. 2021. “Penting bagi Kesehatan, Ini Cara Menjaga Kualitas Tidur di Masa Pandemi”, https://www.alodokter.com/, diakses pada 16 Juni 2021 pukul 13:50.

enervon. 2021. “Pandemi Covid-19: Jalani Pola Hidup Bersih dan Sehat Untuk Cegah Penularan Virus”, https://www.enervon.co.id/, diakses pada 16 Juni 2021 pukul 14:00.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x