Edukasi

Pensi Elitaraxia

29 November 2018   11:55 Diperbarui: 29 November 2018   11:57 86 0 0

Sabtu, 17 November 2018. Hari yang menyenangkan telah tiba. Hari Sabtu yang kulewati tidak seperti biasanya. Ada apa di hari Sabtu itu?

Aku bangun lebih cepat, dan berangkat ke sekolah pagi-pagi sekali. Sekitar jam 4 pagi aku sudah beranjak dari tempat tidur dan dari sebelum jam 6 pagi aku sudah bergegas menuju ke SMP Labschool.

Sabtu yang kusebut tidak seperti biasanya itu, adalah hari dimana pensi labschool yang bernama elitaraxia (Elysian Ataraxia) diselenggarakan. Kali ini pensi nya bertema 'Back to the Future'. Dan aku turut berpartisipasi dalam penyelenggaraan pentas seni itu, bukankah akan sangat disayangkan kalau aku tidak ikut tampil di pentas seni SMP Labschool Jakarta?

Aku mengikuti ekskul menari di SMP Labschool yang bernama zelofus. Dan tentu saja zelofus turut tampil di pentas seni elitaraxia. Penampilan zelofus di acara pensi dibagi menjadi 3, penampilan dari zelofus angkatan 27 (kelas 7), dari angkatan 26 (kelas 8), dan dari angkatan 25 bersama dengan angkatan 26 (kelas 9 dan kelas 8).

Aku dan teman-teman anggota zelofus angkatan 26 dan 27 yang lainnya sudah bersiap-siap memakai kostum dan makeup dari sekitar jam setengah 6, karena kami tampil lebih awal. Sekitar jam 8 barulah kakak-kakak zelofus angkatan 25 bersiap untuk tampil.

Beginilah susunan acaranya :

Sekitar jam 8 atau 9-an, zelofus angkatan 26 tampil terlebih dahulu dengan menarikan tari tradisional. Tariannya yang lincah dan gerakan yang bertenaga dari mereka mampu memukau para penonton. Setelah selesai tampil, zelofus angkatan 26 bergegas menuju ke auditorium untuk bersiap-siap tampil modern dance bersama angkatan 25.

Penampilan dari zelofus dilanjutkan oleh angkatan 27 dengan 21 orang penari termasuk aku. Itu terbilang cukup banyak karena di angkatan-angkatan sebelumnya hanya terdapat belasan orang. Kami zelofus angkatan 27 tampil sekitar jam 11. Kami menggunakan kostum dayak karena kami akan menarikan salah satu tari tradisional dari daerah Kalimantan bernama Dara Dayak. Dari beberapa minggu sebelum pensi, zelofus angkatan 27 sudah latihan dengan rutin. Dan hari Sabtu inilah hari yang paling kami tunggu-tunggu. Penampilan kami di pentas seni elitaraxia adalah penampilan pertama kami, jadi, Kak Tatik pelatih kami sangat mengharapkan kami untuk menampilkan yang terbaik. Dan Alhamdulillah kami mendapat respon yang positif dari para penonton.

Setelah zelofus angkatan 27 tampil, penampilan dari zelofus diakhiri pada siang harinya, zelofus 25 dengan 26 sudah siap menampilkan modern dance yang aku yakin paling ditunggu-tunggu oleh para warga labschool. Penampilan zelofus yang ini sudah kuyakin tidak akan mengecewakan para penonton. Dan benar saja, tepuk tangan yang meriah memenuhi lapangan utama SMP Labschool Jakarta.

Oh iya, penampilan zelofus dari angkatan 26, 27, dan 25 dengan 26 ini tidak ditampilkan berturut-turut ya, di Antara penampilan mereka ada banyak juga yang turut berpartisipasi untuk pentas seni elitaraxia ini. Beberapa di antaranya yaitu ada penampilan dari beberapa band kelas 8, solo dance oleh Callista kelas 7A yang sangat meriah, ada juga solo dance dari Yuka 7E yang menampilkan dance Ddu Du Ddu Du-Blackpink yang tak kalah meriah, lalu ada Kimi dari kelasku yang turut bernyayi, ada juga Kika yang juga berasal dari kelasku menampilkan tarian Bali di awal acara, dan banyak lagi penampilan-penampilan lainnya yang tak bias kusebutkan disini.

Sekian pengalamanku di pentas seni labschool 2018 ini, pensi nya sangat menyenangkan! Aku senang dapat berpartisipasi di pentas seni elitaraxia.

Sampai bertemu di artikel selanjutnya!