Kandidat

Mudik Bisa Jadi Momentum Menggerakan Perekonomian di Pedesaan

11 Juni 2018   11:38 Diperbarui: 11 Juni 2018   11:45 308 0 0
Mudik Bisa Jadi Momentum Menggerakan Perekonomian di Pedesaan
kaltim.tribunnews.com

Hari Raya Idul Fitri, selain menjadi sarana bersilaturahmi dengan keluarga di kampung halaman, adalah momentum untuk meningkatkan ekonomi sektor riil di berbagai daerah. Terkhusus daerah tujuan pemudik.

Pasangan Calon nomor urut 3 Pilgub Kalimantan Timur, Isran Noor dan Hadi Mulyadi menyambut Hari Raya Idul Fitri dengan suka cita dan melihat adanya potensi pembangunan ekonomi lokal pada setiap momen lebaran ini.

Setiap Hari Raya Idul Fitri, mudik sudah menjadi budaya yang turun menurun para kaum urban yang tinggal di kota kembali ke daerahnya dengan membawa pola pikir kemandirian ekonomi.

"Budaya mudik saat momen Hari Raya Idul Fitri adalah salah satu ajang suatu daerah dapat memaksimalkan potensinya, misalnya di sektor UMKM, industri rumahan, peternakan dan pertanian", kata Isran Noor (11/6/2018).

Ia menambahkan, saat masyarakat mudik akan meningkatkan ekonomi daerah karena adanya aliran redistribusi pendapatan hasil aktivitas para pemudik pada momen tersebut. Misalnya, dana dari pembayaran zakat, transportasi, konsumsi, belanja dan lain sebagainya.

"Pola pemikiran para masyarakat yang pergi ke kota juga dapat memberikan dampak baik untuk membangun jiwa enterpreneur masyarakat di daerah, sehingga dapat memaksimalkan potensi rill yang ada di daerah untuk membuka lapangan pekerjaan", ujar Isran Noor.

Lebih lanjut, Ia harap para pemudik dapat menumbuhkan kesadaran investasi di daerah masing-masing. Selain itu, dalam mudik ada proses transfer ilmu tentang jiwa kewirausahaan kaum urban selama ini hidup di kota dengan kompetisi dalam menciptakan kemandirian ekonomi.

"Transfer knowledge penting kepada masyarakat pedesaan. Nantinya bukan hanya mendistribusikan pendapatan ke pedesaan melainkan juga ada mentransfer ilmu kewirausahaan nantinya. Otomatis akan menumbuhkan jiwa entrepreneurship di pedesaan," ujar Isran yang didukung Gerindra, PKS, dan PAN.