Mohon tunggu...
Andri Kurniawan
Andri Kurniawan Mohon Tunggu... Penulis - Mahasiswa

● Tulislah apa yang ingin kamu sampaikan selagi itu bermanfaat. Menulis itu hobi, mencurahkan pikiran dalam serangkaian kata. ● Politeknik Negeri Jember. Menempuh pendidikan D3-Manajemen Agribisnis 19 (2019-2022).

Selanjutnya

Tutup

Olahraga Pilihan

Nurul Akmal Belum Bisa Bawa Medali untuk Indonesia di Ajang Olimpiade Tokyo 2020

2 Agustus 2021   21:10 Diperbarui: 2 Agustus 2021   21:14 337 3 1 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Nurul Akmal Belum Bisa Bawa Medali untuk Indonesia di Ajang Olimpiade Tokyo 2020
Nurul Akmal, atlet angkat besi wanita kelas berat asal Aceh yang mewakili Indonesia di ajang Olimpiade Tokyo 2020. (Sumber ilustrasi: indosport.com)

Nurul Akmal, atlet angkat besi (lifter) wanita asal Aceh yang mewakili Indonesia di ajang Olimpiade Tokyo 2020. Ia kini berusia 28 tahun. Nurul Akmal sendiri berhasil mencatatkan rekor sebagai wanita Indonesia pertama yang lolos olimpiade di angkat besi 87 kg atau kelas berat.

Namun, Nurul Akmal gagal meraih medali di Olimpiade Tokyo 2020 cabang angkat besi wanita 87 kg. Berlaga di Tokyo International Forum, Senin (02/08/21), Nurul sebenarnya sudah tampil cukup baik dengan torehan beban angkatan seberat 256 kg. Catatan tersebut di dapatkan Nurul dari perhitungan penambahan snatch 115 kg dan clean and jerk 141 kg.

Meski begitu, hasil tersebut belum cukup untuk Nurul agar bisa membawa medali bagi Indonesia, ia terpaut 26 kg dari sang peringkat 3, S.E Robles (AS), dengan total nilai beban angkatan seberat 282 kg.

Snatch merupakan jenis angkatan pada olahraga angkat besi dengan mengangkat barbel dari lantai ke atas kepala dengan gerakan yang tidak terputus. Sedangkan clean and jerk adalah jenis angkatan pada olahraga angkat besi dengan mengangkat barbel ke bahu, ditahan sesaat, kemudian diangkat sampai atas kepala.

Jalan Pertandingan
Pada angkatan snatch pertama, Nurul mampu mengangkat beban seberat 107 kg, kemudian pada angkatan kedua, ia berhasil mengangkat beban seberat 111 kg, kemudian diangkatan ketiga, ia berhasil mengangkat beban seberat 115 kg.

Sedangkan pada angkatan clean and jerk, Nurul berhasil mengangkat beban seberat 151 kg, tapi Nurul gagal di clean and jerk kedua dengan beban angkatan seberat 154 kg.

Dengan hasil tersebut, Nurul harus puas berada di posisi 5 dengan total torehan nilai angkatan seberat 256 kg. Posisi pertama diduduki lifter asal China, Li Wenwen dengan total beban angkatan seberat 320 kg.

Meski gagal, Nurul Akmal masih tetap seorang atlet kebanggaan Indonesia, bisa tampil di Olimpiade Tokyo 2020 saja sudah sangat baik. Terlebih, Nurul adalah lifter wanita kelas berat pertama yang mewakili Indonesia di ajang olimpiade.

Semoga saja kedepannya, lifter-lifter Indonesia dapat meraih prestasi di ajang angkat besi internasional.

Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN