Andre Lolong
Andre Lolong Tire specialist

Husband of a caring wife, father of two, Car enthusiast, Life learner

Selanjutnya

Tutup

Otomotif Pilihan

Klasifikasi Umum Mobil Penumpang di Indonesia

11 Juni 2018   21:10 Diperbarui: 11 Juni 2018   21:28 1991 1 0
Klasifikasi Umum Mobil Penumpang di Indonesia
Berbagai sumber; olah pribadi

Kendaraan roda empat yang kita sebut dengan "Mobil" diambil dari Bahasa Yunani "Otomobil". Terdiri dari kata "Oto" (Auto) dan "mobil" (Mobile) yang berarti "Bergerak sendiri". 

Mobilitas merupakan kebutuhan penting bagi hampir seluruh kalangan di Indonesia. Masyarakat kini menggunakan Mobil pribadi, Taxi online, angkutan umum dan sebagainya untuk bepergian dan bekerja. Seiring berjalannya waktu dan kemajuan teknologi, dunia otomotif juga terus berkembang. Manusia berlomba-lomba menciptakan mobil yang lebih ramah lingkungan, hemat bahan bakar, lebih ergonomis, lebih user friendly dan sebagainya.

Sesuai dengan kebutuhan manusia, maka Mobil mempunya konfigurasi body, mesin bahkan kelas yang berbeda. Seorang pekerja di tambang memiliki mobil type SUV dengan empat roda penggerak dan mesin V6 bertenaga 300 tenaga kuda, berbeda dengan seorang Mahasiswi yang mengendarai sebuah Hatchback dengan design yang simple, dimensi kecil, berpenggerak roda depan (beberapa jenis mid-sized dan sport berpenggerak roda belakang) dan mesin yang menelurkan cukup 120 tenaga kuda saja namun nyaman dikendarai.

Diatas adalah sedikit dari banyak contoh mobil yang dibedakan berdasarkan fungsi atas kebutuhan sehari-hari pengendaranya. Masyarakat pada umumnya membedakan jenis mobil yang dijumpai sehari-hari; Sedan, Minibus dan Jip ( alias mobil yang tinggi dan bongsor ). Mari kita kenali lebih dekat; jenis dan fungsi dari berbagai Mobil yang berseliweran di Tanah Air.

SEDAN

Sedan diciptakan untuk membawa penumpang dengan barang-barang milik mereka dan melewati jalanan umum. Sedan atau bisa juga disebut Saloon pada dasarnya adalah mobil penumpang dengan tiga pilar ( A, B dan C ) pada kaca depan, sisi samping mobil dan di kaca belakang  yang dimana ketiga pasang pilar ini menyangga atap mobil. 

Serta dilengkapi dengan dua atau empat pintu masuk dan mempunyai  dua baris tempat duduk penumpang dengan kompartemen barang alias bagasi pada bagian belakang. 

Biarpun punya kesan terbatas, namun Sedan tetap populer dan banyak penggemarnya. Dimensi body dan kapasitas mesin pada Sedan biasanya menujukkan kelasnya, mulai dari Entry level hingga High performance. Apakah itu Lower sized, Mid-sized, Upper mid-sized, luxury ataupun Sport.

SUV ( Sport Utility Vehicle )

Istilah SUV belum terlalu banyak dikenal masyrakat kita. SUV lebih dikenal dengan sebutan "Jip". Bahkan SUV legendaris keluaran Mercedes Benz; G-Class pun punya julukan "Jip Mercy".  Sesungguhnya kata "Jip" berasal dari merk SUV terkenal asal Amerika yaitu Jeep.

Jeep sudah ada di Indonesia sejak tahun 1960-an, dan sejak keberadaanya itulah maka mobil-mobil yang berbentuk kurang lebih sama disebut sebagai "Jip". Sementara dari Jepang, SUV yang terkenal hingga sekarang adalah Toyota FJ alias Land Cruiser atau yang lebih terkenal dengan sebutan "Hardtop". Kata Hardtop sendiri merupakan salah satu variant dari beberapa model untuk atap mobil. Toyota FJ di kala itu mempunyai opsi Canvas dan Hardtop. Untuk pengguna yang non militer pada umumnya menggunakan yang typehardtop.

Beberapa sumber menyebutkan SUV pada dasarnya adalah Wagon ( mobil penumpang dengan empat pilar A,B, C dan D ) atau Pickup yang dibangun diatas chassis (rangka) Light Truck dengan kemampuan melewati permukaan jalanan yang lebih kasar ( off-highway ). Merk SUV yang paling populer pada awalnya adalah Jeep dan Land Rover. Mobil-mobil ini banyak digunakan untuk kepentingan Militer, Penjelajahan Hutan, Safari, pekerjaan di tambang dll. 

Sementara segment pickup dan light truck juga terus berkembang dan pada level tertentu mempunyai konfigurasi 4WD atau yang disebut dengan Four Wheel Drive (berpenggerak empat roda ). Wagon dan Pickup mempunyai kemiripan dari segi konfigurasi seperti dimensi, ground clearance, pilihan 4WD, kapasitas mesin dan kemampuan membawa beban lebih berat. 

Maka disederahanakanlah dengan menyebut mobil-mobil ini; SUV. Berdasarkan dimensi body, kapasitas mesin dan feauture, terdapat beberapa tingkatan SUV; Sub Compact (atau yang kerap disebut Crossover), Mid-sized dan Large. Pada tahun 2015 SUV merupakan segment otomotif dengan jumlah mobil terbanyak di dunia.  

Tak heran jumlah populasi SUV di Indonesia semakin meningkat dalam kurun waktu beberapa tahun belakangan ini. Dimensi body SUV yang besar serta ground clearance nya yang tinggi merupakan plus point dan membuat pengendaranya lebih percaya diri untuk menembus kerumunan macet di Ibukota, melibas banjir, melewati medan sulit, tidak takut rampok dan sebagainya.

otosia.com/
otosia.com/

MPV (Multi Purposed Vehicle)

DI beberapa negara disebut Minivan atau Wagon. MPV adalah mobil yang populasinya paling banyak di Indonesia. Ketika Toyota Kijang mulai diperkenalkan di era 1970-an, hingga berevolusi menjadi Kijang kapsul dan tahun 2004 lahir pula mobil kembar sejuta umat bernama Avanza dan Xenia, populasi MPV di Indonesia dengan sekejap mengalahkan Sedan. 

Karakter orang Indonesia yang senang membawa banyak anggota keluarga dalam satu mobil membuat MPV sangat digemari. Sesuai nama segment nya yang berarti Multi Fungsi, MPV mampu membawa penumpang hingga lima orang, bisa digunakan untuk membawa barang berjumlah lebih banyak daripada yang diangkut Sedan ataupun Station Wagon, dengan jarak atap yang lebih tinggi dan adanya baris kursi ketiga di bagian paling belakang, membuat MPV mampu memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia pada umumnya. Berdasarkan dimensi body, kapasitas penumpang, feature dan merk, MPV terbagi dalam Small MPV, mid-sized dan Luxury.

otosia.com/
otosia.com/

 CROSSOVER (Sub-Compact SUV)

Merupakan klasifikasi SUV yang paling kecil dan ekonomis. Beberapa merk Crossover malah membidik golongan muda karena dianggap memiliki karakter Urban. 

Mirip City Car namun lebih berasa kekar dan memilik feature SUV.  Pada dasarnya Crossover merupakan mobil dengan struktur body dan chassis satu frame yang diperkuat dan lebih ringan, serta memiliki beberapa feature SUV. Crossover sangat laris di pasar Asia. Selain karena dimensi body yang tidak terlalu besar, harganya juga tidak terlalu mahal. Namun masih memiliki DNA SUV.

caranddriver.com
caranddriver.com

HATCHBACK

Adalah turunan dari Sedan yang lebih diperuntukkan kepada pengguna anak muda atau keluarga kecil. Kalau Sedan mempunyai bagasi yang hanya dapat diakses dari belakang, maka Hatchback mempunyai pintu satu panel yang dapat dibuka kearah atas dan difungsikan sebagai bagasi. 

Adapun akses ke bagasi ini juga bisa dari depan. Hatchback mempunya sedikit tempat di bagian belakang Jok belakang dan difungsikan sebagai penyimpanan barang. 

Berdasarkan dimensi body, performa mesin dan tingkat kenyamanan, Hatchback tersedia dalam Entry level, bahkan dibawahnya ada yang juga top sekali di Indonesia yang disebut sebagai LCGC (Low Cost Green Car), yang punya dimensi ataupun kapasitas mesin kecil. Selain itu ada mid-sized dan sport.

autoexpress.co.uk
autoexpress.co.uk

Dan masih ada beberapa klasifikasi mobil lagi yang terus bertambah seiring dengan evolusi dan perkembangan ilmu otomotif  karena menyesuaikan kebutuhan manusia. Namun yang mendasar adalah beberapa yang diatas disebutkan. Sebagai bahan pertimbangan bagi anda yang berencana membeli mobil; perhatikan kebutuhan mobilitas harian anda. 

Mau digunakan seringnya untuk kerja atau plesir? Kalau untuk bekerja, jenis pekerjaan apa? Mau menempuh destinasi mana saja? Berapa banyak penumpang yang akan ikut setiap hari? Penumpangnya dari kisaran umur berapa? Jika jalan setiap hari keliling kota seorang diri dengan mileage tinggi, Hatchback atau LCGC merk yang umum bisa menjadi pilihan karena pertimbangan After sales service ataupun reputasi mobil itu sendiri. Jika sering travelling antar kota maupun propinsi, SUV atau Crossover bisa menjadi pilihan. Dan sebagainya. 

Mari optimalkan fungsi kendaraan kita. Dengan demikian maka kita turut berkontribusi terhadap lingkungan dan turut menciptakan mobilitas yang lebih baik di Indonesia.