Mohon tunggu...
Andreas Hariyo P. S
Andreas Hariyo P. S Mohon Tunggu... Mahasiswa

Seorang Mahasiswa di Universitas Negeri Jakarta yang pada Program Studi Teknologi Pendidikan.

Selanjutnya

Tutup

Edukasi Pilihan

Manajemen Pengetahuan: Kunci Keberlangsungan Organisasi

24 Oktober 2020   18:00 Diperbarui: 24 Oktober 2020   18:08 257 3 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Manajemen Pengetahuan: Kunci Keberlangsungan Organisasi
Book vector created by pch.vector - www.freepik.com 

Dalam kehidupan ini kita pasti selalu menjumpai sebuah organisasi. Mulai dari awal kita mengenyam pendidikan kita pun sudah masuk dalam sebuah organisasi yaitu organisasi pendidikan. Kemudian saat kita lulus kuliah dan bekerja kita pun juga masuk dalam sebuah organisasi. Perusahaan baik milik swasta maupun pemerintah (negeri) ialah sebuah organisasi. Hal tersebut wajar sebab kita ialah makhluk sosial yang berarti kita memerlukan orang lain dan punya kecenderungan berkumpul dengan orang yang lainnya. Namun organisasi lebih dari hanya sekedar berkumpul.

Organisasi merupakan kelompok sosial yang mempunyai tujuan yang hendak dicapai secara bersama, terdapat anggota, dan struktur. Untuk memahami mengani organisasi maka perlu kita tinjau dari definisi organisasi. Menurut Etzioni yang dikutip oleh Sagala dalam bukunya yang berjudul “Memahami Organisasi Pendidikan” (2016 : 19) mengatakan bahwa;

“Organisasi adalah sebagai suatu kesatuan sosial atau pengelompokan manusia yang dibentuk secara sengaja dan adanya ikatan untuk mencapai tujuan-tujuan tertentu dan unit sosial atau pengelompokan manusia yang sengaja dibentuk dan dibentuk kembali (desain) dengan penuh pertimbangan dalam rangka mencapai tujuan-tujuan tertentu.”

Selanjutnya menurut Bernard dalam buku yang sama mengatakan bahwa organisasi sebagai kumpulan suatu sistem kerja sama yang terkoordinasi secara sadar dilakukan oleh dua orang atau lebih, bisa juga sebagai suatu sistem yang berdiri sendiri dari berbagai kegiatan yang saling berhubungan. Selain itu menurut Rogers dalam bukunya yang berjudul “Diffusion Of Innovations” (1983 : 348) mengatakan bahwa “An Organization is a stable system of individuals who work together to achieve common goals through a hierarchy of ranks and a division of labor” atau yang dapat diterjemahkan demikian "Suatu Organisasi adalah sistem individu yang stabil yang bekerja bersama untuk mencapai tujuan bersama melalui hierarki pangkat dan pembagian kerja".

Pengertian menurut Rogers tersebut menandakan bahwa dalam organisasi terdapat hierarki yang merupakan pangkat seperti misalnya anggota senior atau anggota yang berkeahlian tinggi. Dari pengertian-pengertian organisasi di atas dapat diketahui poin-poin utama dalam pengertian organisasi yaitu kumpulan manusia, bekerja sama, pembagian tugas, dan memiliki tujuan. Maka dapat disimpulkan bahwa organisasi adalah kumpulan orang yang tergabung menjadi satu kesatuan yang stabil, mempunyai pembagian tugas untuk menyelesaikan perkerjaan untuk mencapai tujuan bersama.

Oleh karena setiap anggota organisasi harus bekerja secara bersama dalam suatu sistem maka diperlukan keberlanjutan kerja agar tujuan organisasi tercapai atau terpelihara. Dengan demikian masing-masing anggota harus memelihara budaya berpikir dan kerangka kerja yang telah ada dalam organisasi agar mencapai tujuan bersama.

Untuk lebih mudah memahami mengenai organisasi mari analogikan organisasi sepeti tubuh manusia meskipun juga ada perbedaan mendasar. Seperti layaknya tubuh manusia dimana setiap organ tubuh (anggap saja divisi) memiliki tugas masing-masing namun dengan tujuan untuk menunjang kehidupan organisme manusia. Setiap organ tubuh haruslah terus melanjutkan pekerjaannya agar manusia tetap hidup.

Dalam setiap organ pula terdapat sel-sel (anggota dari divisi)  penyusun organ yang membuat organ tubuh dapat bekerja. Dan Ketika ada sel dalam organ yang rusak maka akan dilakukan regenerasi dengan penumbuhan sel yang baru dengan kemampuan yang sama seperti sel yang sudah rusak. Tubuh dapat meregenerasi sel dengan alami.

Begitu pun juga organisasi yang harus menggantikan anggota yang pensiun, sakit, dan bahkan meninggal agar kinerja organisasi tidak terhambat. Tetapi berbeda dengan tubuh yang dapat secara alami menumbuhkan sel, organisasi tidak dapat dengan mudah menggantikan anggotanya. Sebab dalam organisasi terdapat budaya, alur kerja, peraturan, dan pengetahuan-pengetahuan yang perlu diteruskan.

Dalam berorganisasi pasti anda sering melihat baik rekan atau senior anda sangat ahli dalam melakukan pekerjaannya. Bahkan karena terlalu ahli ia tidak membutuhkan lagi panduan kerja ataupun berpikir lama dalam melakukan pekerjaannya. Pernahkah anda berpikir “apa ya yang akan terjadi jika ia pensiun atau keluar dari organisasi saya, siapakah yang akan menggantikannya dengan keahlian yang sama dan kinerja yang sama?”  Kondisi yang demikianlah yang harus menjadi perhatian khusus sebuah organisasi.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x