Hobi

Mengenal Lebih Dekat Ketua RX King Club Tubaba

23 Februari 2019   22:36 Diperbarui: 23 Februari 2019   22:53 27 0 0
Mengenal Lebih Dekat Ketua RX King Club Tubaba
Saharudin Nur Ketua Yamaha RX.King Club Tubaba (dokpri)

Lampung -- Mengenal lebih dekat dengan Sahrudin Nur, Ketua Komunitas/Club Motor RX.King Tubaba, ternyata orangnya mudah bergaul.

Saharudin yang rumah kediamannya di Desa Karta Raharja, ternyata dia adalah mantan Ketua Pemuda Pancasila dan Anggota DPRD Kabupaten Tulang Bawang (tuba), Periode 2004-2009.

"Saya sejak dulu, juga sebelum menjadi anggota DPRD Kabupaten Tuba sudah menjadi Ketua Pemuda Pancasila, bahkan ketika menjadi anggota DPRD juga tetap masih menjadi ketua Pemuda Pancasila Tuba," jawab Saharudin, saat dibincangi  di acara khitanan salah satu anggota club Dedy Sofyan,Minggu (23/02/2019).

Menurut Saharudin, yang juga salah seorang wartawan media online di Tubaba, hoby nya selain menulis juga hoby lainnya kumpul-kumpul dengan masyarakat, khususnya dengan para pemuda.

"Dalam komunitas atau club motor Yamaha RX.King ini, saya ditunjuk sebagai Ketua dan Pak Busroni Ketua DPRD Tuba, sebagai Ketua Dewan Penasehatnya. Kami siap mengemban amanah para anggota, antara lain akan hadir kumpul bersama baik kegiatan penggalang dana atau acara salah satu club kami ," ungkap Saharudin.

Itu program kedalam organiasi, sedang untuk program keluar lanjut Saharudin, yang hubungannya dengan pemerintah dan masyarakat, pihaknya siap mengawal program pembangunan. Juga untuk tingkat keamanan, siap mengawal dan melaksanakan intruksi Polres Tulang Bawang.

Ditambahkan Saharudin, komunitas/Club motor Yamahan RX.King, tumbuh subur, khususnya di Tubaba saat ini.

"Karena motor Yamahan sudah melegenda Raja Jalan Raya, sehingga anggota komunitasnya tidak terbatas dengan usia,mau tua muda, orang desa, orang kota, karyawan, buruh, maun pejabat, mereka bersatu dalam komunitas motor yamahan" ujar Saharudin.

Masih kata Saharudin, dengan banyaknya bermunculan nama-nama komunitas/Club motor Yamaha, khususnya RX.King, maka sebuat terhadap motor RX King, yang dulu sering dituding sebagai motor 'rampok' dan 'penjambret'.

"Sekarang sebutan itu sudah lama menghilang, karena mereka takut. Kami para anggota komunitas kalau ada kejadian kejahatan seperti jambret di jalan raya, sering membantu memburunya", beber Saharudin.

(Chieky)