Mohon tunggu...
Anan Alkarawangi
Anan Alkarawangi Mohon Tunggu... Jurnalis Warga
Akun Diblokir

Akun ini diblokir karena melanggar Syarat dan Ketentuan Kompasiana.
Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi kami melalui fitur bantuan.

Duta Pasundan Di Bumi Majapahit

Selanjutnya

Tutup

Ekonomi

Maksimalkan Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil 0815/10 Bangsal Turun Ke Sawah

6 Juli 2019   18:41 Diperbarui: 6 Juli 2019   18:45 0 0 0 Mohon Tunggu...
Maksimalkan Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil 0815/10 Bangsal Turun Ke Sawah
Foto : Pendim 0815 Mjk

Mojokerto, - Koramil 0815/10 Bangsal Kodim 0815 Mojokerto semakin intensif melaksanakan upaya khusus (Upsus) ketahanan pangan di wilayah binaan.  

Kali ini, Serda Tri Sunardi melaksanakan pendampingan pengolahan lahan di Dusun Gampang, Desa Sumbertebu Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Jum'at (05/07/2019).

Babinsa Sumbertebu Koramil 0815/10 Bangsal Serda Tri Sunardi menuturkan, pengolahan lahan seluas 5.000 meter ini berlangsung di sawah milik Sumaji, anggota Poktan Sumber Makmur, dengan menggunakan dua unit traktor tangan milik Poktan.

Serda Tri Sunardi menambahkan, pembajakan sawah menggunakan traktor dimaksudkan untuk mengubah sifat fisik tanah dengan cara membalikan tanah, sehingga lapisan tanah bagian atas yang semula keras menjadi gembur dan melumpur.

"Keuntungan lain membajak dengan traktor yaitu dapat membasmi rumput liar atau gulma sehingga tanah menjadi lebih subur," ungkapnya.

"Pembajakan sawah ini dilakukan untuk persiapan tanam di mana petani sudah menyiapkan bibit padi  varietas IR64 siap tanam," imbuhnya.

Foto : Pendim 0815 Mjk
Foto : Pendim 0815 Mjk
Masih di wilayah Bangsal, pada Sabtu (06/07), Babinsa Puloniti Sertu Totok Agus Dwi Purwanto, melaksanakan pendampingan perawatan tanaman padi berupa penyemprotan dan pembersihan gulma di lahan seluas 0,5 hektar, milik Slamet, anggota Poktan Marsudi Tani.

Terpisah, Danramil 0815/10 Bangsal Kapten Inf Mujiono, mengungkapkan, pendampingan yang dilakukan para Babinsa bertujuan untuk membantu petani memaksimalkan percepatan tanam sehingga siklus pangan di wilayah dapat terjaga.

"Aktivitas pendampingan ini, merupakan Upsus ketahanan pangan guna meningkatkan produksi pangan sekaligus membantu petani mewujudkan swasembada pangan khususnya di wilayah Bangsal," pungkas pria kelahiran Surabaya.