Mohon tunggu...
Anan Alkarawangi
Anan Alkarawangi Mohon Tunggu... Jurnalis Warga
Akun Diblokir

Akun ini diblokir karena melanggar Syarat dan Ketentuan Kompasiana.
Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi kami melalui fitur bantuan.

Duta Pasundan Di Bumi Majapahit

Selanjutnya

Tutup

Humaniora

Babinsa Koramil 0815/19 Magersari Dampingi Petani Bajak Sawah

15 Juni 2019   16:37 Diperbarui: 15 Juni 2019   16:40 0 0 0 Mohon Tunggu...
Babinsa Koramil 0815/19 Magersari Dampingi Petani Bajak Sawah
Serma Heru Susilo Saat Mendampingi Petani Bajak Sawah (Pendim 0815 Mjk)

Mojokerto, - Babinsa Koramil 0815/19 Magersari Kodim 0815 Mojokerto Serma Heru Susilo mendampingi petani mengolah lahan di Lingkungan Randegan, Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, Jawa Timur, Sabtu (15/06/2019).

Pengolahan lahan kali ini berupa pembajakan sawah seluas satu hektar milik Wasito, anggota Poktan Sri Rejeki, dengan menggunakan alat mesin pertanian (Alsintan) satu unit traktor tangan (hand tractor) milik Poktan.

Pembajakan sawah ini dilakukan sebagai persiapan masa tanam berikutnya, yang rencananya akan ditanami jenis padi Varietas Ciherang.

Di tengah-tengah kegiatan pendampingan, Serma Heru Susilo mengatakan,  pembajakan sawah ini merupakan proses pembalikan tanah guna memperbaiki sifat fisik tanah sehingga tanah lebih subur.

Serma Heru Susilo Saat Mendampingi Petani Bajak Sawah (Pendim 0815 Mjk)
Serma Heru Susilo Saat Mendampingi Petani Bajak Sawah (Pendim 0815 Mjk)

Serma Heru Susilo menambahkan, pengolahan lahan dengan menggunakan traktor dapat membantu menyuburkan tanah yang akan ditanami, karena dengan menggunakan traktor akan mengubah sifat fisik tanah pada lapisan atas yang semula keras menjadi gembur dan melumpur.

"Tidak itu saja, keuntungan lain bila membajak sawah dengan traktor, maka gulma atau rumput liar akan mati terbenam dan membusuk, yang kemudian menjadi humus, sehingga tanah menjadi lebih subur dan siap ditanami," tambahnya.

"Aktivitas pendampingan yang dilakukannya merupakan upaya khusus ketahanan pangan guna meningkatkan produksi pangan sekaligus membantu petani mewujudkan swasembada pangan di wilayah," pungkas Serma Heru Susilo.