Hendra Sihombing
Hendra Sihombing

Seorang mahasiswa Rantau yang sering bergerak dalam kegiatan anak-anak, dan sekarang lagi belajar untuk menjadi penulis yang kreatif. IG OM_HOMBING

Selanjutnya

Tutup

Muda

Menjadi Bijaksana dengan Memahami 2 Fakta Kehidupan

10 Oktober 2017   10:20 Diperbarui: 10 Oktober 2017   10:34 242 0 0

Hy teman-teman yang masih setia baca tulisan gw  di Kompasiana, sering banget gw dapat pertanyaan kenapa ko keluarga gw gak harmonis seperti keluarga yang lain? kenapa gw hidup dalam keadaan yang gak baik, dan sebagainya.

kali ini gw mau share satu hal dari 2 fakta kehidupan yang tidak dapat kita elakkan. yaitu mengenai kelahiran dan juga kematian.

Hidup ini adalah sebuah kesempatan yaitu untuk menjalankan apa yang menjadi bagian dalam perjalanan hidup. Adapun 2 Fakta tersebut yang dapat gw share adalah:

1. Fakta Pertama

Kita Tidak Bisa Memilih Mengenai Kelahiran.

Kelahiran adalah sebuah misteri, seorang ibu dan Ayah tidak pernah tau mereka akan memperoleh anak seperti apa? terlebih lu yang menjadi anak, lu gak dapat memilih mau lahir dari keluarga yang bagaimana, lu gak dapat milih mau lahir di daerah mana, lu gak dapat milih lahir di tanggal, bulan, dan tahun yang keren. 

Kelahiran kedunia itu merupakan hak Mutlak atau hak Preogratif sang Pencipta yaitu TUHAN yang menjadikan Langit dan Bumi. Dengan memahami Hal ini seharusnya Lu dapat menjadi lebih bijak lah dalam menjalani Hidup.

Keberadaan lu sekarang, itu semua atas kemauan Tuhan  bukan kemauan siapa-siapa. Jadi kalau lu lahir dalam keluarga yang kurang baik, hidup dalam banyak masalah, selow ae Tuhan yang udah atur. Bagian lu sekarang apa? ya bersyukur atas kehidupan yang udah lu terima dan jalanin saat ini. 

Dengan demikian lu bakal jadi lebih dewasa menyikapi kehidupan yang tidak baik menurut pandangan mata, but You Must Bielive God Will Guide You until The End.

2. Fakta Kedua

Kita Tidak Bisa Memililh Mengenai Kematian

Sama hal nya dengan kelahiran, kematian menjadi sebuah misteri. Tak seorang pun dapat mengetahui kapan ajal itu dapat menjemputnya. Yang lebih muda dapat pergi duluan dari pada yang tua. Kematian menjadi sebuah kejadian yang tidak dapat dipilih, tidak dapat memilih kapan harus mati, dimana harus mati, dan sebagainya Kecuali  lu memilih untuk bunuh diri (Tapi jangan pernah lakukan itu)

Dengan memaknai tentang kematian, maka seharusnya lu harus menjadi lebih bijak dan dewasa. Karena hidup tidak untuk selamanya, maka seharusnya dapat memaksimalkan kesempatan kehidupan yang kita terima sekarang ini. 

Hidup sebagai anak, sudah seharusnya lu sayaang dengan orang Tua karena tak selamanya orang tua ada bersama-sama dengan kita, atau mungkin juga sebaliknya. ya kan?

Hidup sebagai Mahasiswa, sudah seharusnya lu menjalankan tugas perkuliahan dengan maksimal, ya meskipun tugas2 yang diberikan dosen bejibun banyak nya, yang lagi skripsi  ya mulai kerjakan skripsinya. walaupun Revisi selalu menyertai ya kan?



memahami 2 Fakta kehidupan yang tidak lepas dari manusia, menjadi sebuah perenungan yang penting untuk dapat menjadi lebih dewasa dan bijaksana.