Lihat ke Halaman Asli

Zabidi Mutiullah

TERVERIFIKASI

Concern pada soal etika sosial politik

Anies Capres Nasdem, Jangan Bergembira Dulu

Diperbarui: 4 Oktober 2022   07:32

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Anies Baswedan, | Foto: Kompas.com/Adhyasta Dirgantara

Partai Nasdem secara resmi memilih Anies Baswedan sebagai capres untuk ditarungkan pada pilpres 2024. Keputusan Nasdem disampaikan sendiri oleh Ketumnya Surya Paloh. 

Dikutip dari Kompas.com, 03/10/2022, kata Paloh “Pilihan capres Nasdem adalah yang terbaik daripada yang terbaik. Inilah akhir Nasdem memberikan seorang sosok kepada Anies”.

Tentu keputusan Nasdem yang lebih cepat dari waktu yang direncanakan itu membawa kabar gembira bagi pendukung Anies. Penantian lama yang ditunggu-tunggu akhirnya datang juga. Anies mendapat labuhan partai. Sebuah kondisi yang merupakan syarat mutlak bagi seorang politisi untuk bisa maju menjadi kandidat calon presiden.

Cuma kepada para pendukung Anies, terutama partai Nasdem dan para pengurus lain, saya sarankan sebaiknya jangan terlalu lama bergembira. Mengapa, karena dalam konteks pendaftaran capres ke KPU, kondisi partai Nasdem tidak sama dengan potensi yang dimiliki oleh PDIP maupun Koalisi Indonesia Raya atau KIR milik Gerindra PKB.

Ingat, Nasdem hanya sendirian. Perolehan suaranya cuma 9.05 persen. Sangat jauh jika dihadapkan pada ketentuan pengajuan capres cawapres yang hingga 20 persen. Sementara PDIP dan KIR sudah memenuhi syarat. Maka rasa gembira tak kunjung tuntas seperti saran diatas, bisa menyebabkan ternina bobok. 

Ini berbahaya bagi keberlanjutan pencalonan Anies dan Nasdem sendiri. Bisa-bisa, lupa melakukan langkah lanjutan untuk melobi parpol lain, agar jumlah persentase suara masuk kriteria KPU.

Sebaliknya, untuk sementara ini bagi pendukung PDIP dan Gerindra PKB sudah dapat bernafas lega, walaupun juga tentu tak boleh lengah. Karena perkembangan kedepan masih belum tahu akan seperti apa. 

Dari sudut pandang syarat elektoral, parpol milik Megawati dan koalisi besutan Prabowo Cak Imin telah masuk kriteria. PDIP cukup 20 persen dan gabungan suara Gerindra PKB mencapai angka 22.26 persen.

Lalu kapan partai Nasdem dan para pendukung Anies bisa bergembira..? Jawabnya, saat sudah ada kepastian tentang parpol yang mau bergabung dengan Nasdem dan suaranya cukup. 

Ini juga sebagai dukungan bagi Anies dalam hal mencari cawapres. Sebagaimana disampaikan Paloh, bahwa soal kandidat cawapres Anies dipersilahkan untuk mencari sendiri.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline