Lihat ke Halaman Asli

Perayaan Ng Ngiat Ciat Bangka

Diperbarui: 19 Juni 2016   00:20

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Nyuk Cung -indonesiamedia.com Images

Ng Ngiat Ciat -五月节 (bahasa Hakka/Khek Bangka artinya Hari Raya Bulan ke-5 ) dirayakan setiap tanggal 5 bulan 5 penanggalan Imlek oleh orang Tionghoa Bangka. Dalam bahasa Mandarin dikenal dengan Duan Wu Jie -端午节, sedangkan dalam dialek Hokkian Peh Cun  (Pa Chuan - 扒船 ) yang berarti mendayung perahu. Dalam perayaan Ng Ngiat Ciat, terdapat tradisi membuat kue Nyuk Cung- 肉粽 (Ba Cang - Hokkian;  Zong Zi -粽子).  Nyuk Cung secara harafiah berarti isi daging.

Samballingkung - www.rakyatbangka.com Images

Selain Nyuk Cung sebagai makanan khas Ng Ngiat Ciat terdapat Sui Cung ( Ki Cang/ Kwe Cang). Nyuk Cung terbuat dari beras ketan dengan isian seperti daging babi, ayam, samballingkung [1], jamur dan berbagai varian isi lainnya. Terkadang Nyuk Cung terbuat dari bahan beras nasi. Bahan pembungkus dari daun pandan yang terlebih dahulu direbus untuk mempermudah pembungkusan dan sebagai proses detoksifikasi. Daun pandan dilap hingga bersih dan kering, diisi ketan yang telah matang, diikat dengan tali puar dengan hasil berbentuk limas segitiga.

Tali Puar - bapang007.blogspot.com Images

Sui Cung - theanandayoca.blogspot.com Images

Sui Cung terbuat dari beras ketan tanpa isian, dilengkapi dengan cocolan manis dari campuran gula kabung(aren) dengan pati (santan) kelapa. Dibungkus dengan daun bambu, diikat tali puar  dengan hasil-pun berbentuk limas segitiga , kemudian dikukus selama 7 jam. Sui Cung tidak dapat dibungkus dengan daun pandan. Karena bahan beras ketan yang belum matang, ketika dibungkus daun pandan menjadi licin, namun tidak demikian halnya dengan daun bambu. Ukuran Sui Cung dibuat lebih kecil dibandingkan Nyuk Cung. Sui Cung bertekstur kenyal dan memiliki warna kuning mengkilap. Tekstur kenyal berasal dari penambahan air abu ( air ki atau lye water ). Secara tradisional air abu dihasilkan dari pencampuran air dengan abu hasil pembakaran merang. Air abu bersifat basa dan mengenyalkan tekstur bahan yang mengandung karbohidrat. Secara kimiawi, air abu dikenal dengan potassium karbonat ( K2Co3).

Kita akan menemui beberapa fenomena unik pada saat tengah hari ( pukul 12.00 WIB) perayaan Ng Ngiat Ciat  di Bangka.

  1. Air laut menjadi surut dengan titik yang paling jauh dalam sepanjang tahun.  Terpengaruh oleh gaya gravitasi bulan dan matahari yang berbeda di setiap titik bumi. Pada waktu posisi bulan dan matahari  segaris ( dalam perayaan ini pada periode bulan baru ), akan terjadi surut air laut pada waktu tengah hari di Bangka.
  2.  Jika sebuah telur mentah didirikan pada bidang rata secara vertikal  maka akan dapat tegak berdiri.

Mendirikan Telur di Pantai Matras - id-id.facebook.com Images

Beberapa penjelasan ilmiah berkaitan dengan telur mentah yang dapat berdiri pada waktu Ng Ngiat Ciat.
  • Menurut Thomas Djamaluddin –  Kepala LAPAN ( Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional)

Akibat gaya differensial gravitasi bulan dan matahari. Perbedaan gaya gravitasi oleh bulan dan matahari yang bekerja pada telur, mampu menjaga telur tegak berdiri beberapa waktu. Namun  perlu pembuktian lebih lanjut mengenai pengaruh gaya differensial gravitasi bulan dan matahari.Di Dunia Barat sendiri, telur dapat ditegakkan pada saat Equinox ( pada tanggal 21 Maret, saat matahari berada di ekuator). Pada kondisi ini, tanpa ada pengaruh gravitasi bulan.

differensial-gravitasi-bulan-diperkuat-matahari-tdjamaluddin-wordpress-com-images-575962ca4df9fd9113b37521.jpg

Differensial gravitasi bulan diperkuat matahari - tdjamaluddin.wordpress.com Images

  • Menurut Prof. Yohanes Surya Ph.D –  Pembimbing Tim Olimpiade Fisika Indonesia

Berdasarkan penelitian fisikawan Prof. David Allan, ia berpendapat bahwa di antara Matahari dan Bumi terdapat garis-garis medan gravitasi yang mempengaruhi elektron-elektron dalam telur. Gerakan elektron-elektron inilah yang menyebabkan terjadinya kestabilan  pada telur hingga dapat berdiri.

3. Air sumur menjadi terasa lebih dingin

Di Desa Bakik, Kecamatan Jebus, Kabupaten Bangka Barat yang memiliki Sumur Dewa. Banyak orang akan sengaja datang untuk mandi tepat tengah hari. Sensasi air yang terasa lebih dingin sesaat pada waktu tengah hari perayaan Ng Ngiat Ciat.

Di kalangan para Tabib Pengobatan akan memanfaatkan waktu mencari dan mengambil sebanyak-banyaknya tanaman obat pada waktu tengah hari [2]. Diyakini ini adalah obat yang memiliki khasiat terbaik dalam sepanjang tahun setelah menerima panas matahari  dan menyerap energi Yin (bumi) dan Yang ( langit) paling maksimal. Menurut para ahli obat Tiongkok, pada hari tersebut energi Yin dan Yang bertemu.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline