Lihat ke Halaman Asli

Tivana Fachrian

Coupleblogger

Pertaruhan The Series (2022): Kerentanan Hati di Balik Tangan-tangan Petarung

Diperbarui: 21 Oktober 2022   00:11

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Pertaruhan The Series (2022)

Pertaruhan The Series (2022) merupakan sebuah serial web produksi Screenplay Films yang ditayangkan perdana 11 Juni 2022 melalui aplikasi Vidio. Serial ini disutradarai oleh Sidharta Tata dan merupakan serangkaian cerita lanjutan dari sebuah film dengan judul sama, Pertaruhan (2017).

Pada Pertaruhan (2017), kisah diawali oleh perjuangan Pak Musa (Tio Pakusadewo), seorang bapak yang mengasuh keempat putranya sendiri sepeninggal sang istri. Hingga pada akhirnya Pak Musa jatuh sakit, kemudian keempat anaknya yakni Ibra (Adipati Dolken); Amar (Aliando Syarief); Elzan (Jefri Nichol); dan Ical (Giulio Parengkuan), berusaha merawat dengan segala cara agar sang bapak tetap hidup.

Dengan biaya rumah sakit yang tak murah, Ibra memutuskan mengambil langkah gila dengan mengajak Amar dan Elzan merampok bank tempat bapaknya bekerja dulu. Selain dilatar belakangi masalah keuangan, Ibra juga memiliki dendam tersendiri sebab bank tersebut tak memberikan hak yang layak bagi bapaknya yang telah mengabdi sebagai petugas keamanan selama 20 tahun.

Singkatnya akibat dari perampokan tersebut Ibra terluka parah disebabkan luka tembakan di perutnya dan ia meninggal dalam pelukan Jamila, sang kekasih. Sedangkan Amar dan Elzan diketahui tertangkap polisi sehingga harus mendekam di balik jeruji besi. Si bungsu Ical dalam usia belia ia pulalah yang harus merawat sang bapak seorang diri.

Jika di Pertaruhan (2017) protagonis diperankan oleh Ibra, pada Pertaruhan The Series (2022) Jefri Nichol alias Elzan-lah yang didapuk menempati peran tersebut. Ia kehilangan banyak hal selepas keluar dari balik kandang manusia. 

Bapaknya tiada, Ibra sang kakak sulung telah tiada, dan Amar kakak keduanya yang lebih dulu keluar dari penjara pun telah berpulang juga usai menjadi korban perampokan di pelabuhan. Tinggallah sang adik, si Ical, yang malah meninggalkan rumah entah ke mana perginya. 

Oh, selain Ical, Elzan juga masih memiliki Jamila sebagai kekasih dari sang kakak dan seorang keponakan perempuan bernama Wulan, buah cinta Jamila dengan mendiang Ibra. Dengan bertaruh nyawa Elzan pun berkeinginan melindungi yang masih tersisa.

Mengulas sedikit soal Pertaruhan (2017). Dari kolom komentar Vidio, banyak sekali yang menganggap adegan perampokan di film ini cupu dan tidak bagus. Terutama karena sewaktu merampok Ibra dengan adik-adiknya tak menggunakan nama samaran. Mereka ngerampok sambil saling teriakin nama asli, yang yah ... terkesan kurang mateng aja.

Tapi, kalau kita dalami latar belakang karakter mereka dalam film ini saya rasa hal tersebut dapat termaafkan. Secara, mereka cuma anak-anak remaja yang baru pertama kalinya melakukan kejahatan besar. Mereka merampok pun bukan untuk keren-kerenan atau demi perut sendiri, tapi demi pengobatan bapak mereka---yang saya yakin kalau bapaknya nggak sakit mereka nggak akan melakukan itu.

Adegan perampokan yang cacat itu saya rasa memang bagian yang telah dipikirkan oleh sutradara serta sengaja dibuat demikian supaya ceritanya menjadi masuk akal.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline