Lihat ke Halaman Asli

Rosmani Huang

Karyawan Swasta

"Surfing", Menguras Tenaga tetapi Sangat Menyenangkan

Diperbarui: 6 Juni 2022   15:07

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Belajar "Surfing" di Pantai Legian (dokpri)

Sejak pandemi Covid-19 yang  melanda seantero dunia, saya tidak pernah berlibur. Bahkan karena Covid-19, rencana perjalanan ke Labuan Bajo April 2020 akhirnya dibatalkan. Mau tak mau, DP 25,9% yang telah kami bayar, akhirnya hangus. 

Menurut agennya, DP-nya bisa kami perhitungkan kapan pun kami mau berangkat ke sana. Tetapi untuk menyamakan jadwal 12 orang peserta yang tadinya sudah membayar DP, di tengah masih adanya Covid-19 ini, sangat sulit, akhirnya kami sepakat untuk merelakannya.

Tiket pesawat yang telah kami pesan, kami mintakan "refund". Ternyata penggantian dari maskapai, bukan berupa "uang", tetapi "voucher" yang akan hangus Mei 2021. 

Karena saya yang mengkoordinir perjalanan ke Labuan Bajo, maka sewaktu ada teman yang mau beli tiket pesawat, saya jualkan voucher ke teman-teman. Puji syukur,  semua voucher temanku terjual semua, kecuali punyaku sendiri tidak terjual :(

Pada bulan Mei 2021, sewaktu voucher pesawat tersebut akan hangus, maka saya pakai voucher tersebut dengan membeli tiket PP ke Bali untuk libur lebaran 2022. 

Pikir saya kalau memang lebaran 2022 masih tidak bisa berangkat, ya sudahlah, setidaknya saya sudah mencoba memakai voucher tersebut sebelum hangus.

Berhubung masih masa pandemi, saya berencana staycation saja di Bali. Sebagai  seorang "beach lover", duduk di pantai mendengarkan deburan suara ombak, mencium aroma air laut, merupakan hiburan yang sangat menyenangkan bagiku. Apalagi kalau ditambah melakukan olah raga airnya. 

Saya pernah ikut arung jeram di Sukabumi puluhan tahun lalu. Sangat mendebarkan dan menyenangkan. Jadi sebelum berangkat ke Bali, saya sempat mengajak teman dan saudaraku yang akan berlibur ke Bali untuk ikut arung jeram di sana. 

Tetapi ajakan saya ditolak mereka. Alasan temanku, tidak berani, takut mati. Alasan saudaraku, malas gerak, ingin santai saja di hotel. Karena hanya sendiri, maka keinginanku tersebut akhirnya saya kubur.

Saya berangkat tanggal 30 April - 8 Mei 2022. Selama 3 malam pertama saya menginap di Grand Hyatt Nusa Dua.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline