Lihat ke Halaman Asli

Prasetya Marisa

Pekerja , Pembelajar, dan Penulis Buku Diari.

Sakit Hati yang Berujung pada Hujan

Diperbarui: 6 Agustus 2018   15:48

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

dokpri

sejak aku memutuskan pergi

sedetik kemudian semua menguap ke langit

bukan air, tapi perasaan yg menghilang tanpa bekas

selanjutnya, ia mengkristal dan menyebabkan hujan air mata

Lama ...

sesekali guntur yang terdengar seperti isakan

dan gemuruh yang terdengar seperti raungan kesedihan mendalam

kuminum kopi panas disudut ruangan

menikmati badai dalam ketenangan, itulah yang kubutuhkan

kulihat, semua gambar dirimu memudar ditengah hujan

hanya ada satu yang tersisa

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline