Lihat ke Halaman Asli

Rifky Safwan Ramadhan

Perencanaan Wilayah dan Kota ITK 2019

Urbanisasi Kota Balikpapan: Tantangan Pemindahan Ibu Kota Negara Baru

Diperbarui: 31 Maret 2021   15:07

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Ilustrasi urbanisasi. Foto: Herudin/Tribun via KOMPAS.COM

Dengan semakin berkembangnya zaman menuju era modern tentunya banyak kota-kota besar yang semakin gencar melakukan pembangunan di segala aspek.

Pembangunan tersebut juga akan memacu perkembangan ekonomi yang ada pada daerah tersebut sehingga akan menjadi magnet bagi penduduk luar untuk berdatangan mencari pekerjaan yang lebih memadai dan bertempat tinggal disana.

Hal ini biasa disebut dengan urbanisasi dengan meningkatnya proporsi jumlah penduduk yang bermukim di suatu daerah perkotaan.

Pada survei penduduk yang dilakukan pada tahun 2010, tingkat urbanisasi di Indonesia menjadi 49.8 % penduduk yang bertempat tinggal wilayah perkotaan.

Angka ini meningkat dari 14.8% dari tahun 1961 (Rusli 2012). Di Indonesia terdapat beberapa provinsi yang memiliki tingkat urbanisasi yang lebih tinggi dibanding provinsi lainnya. Salah satu provinsi yang memiliki tingkat urbanisasi tinggi yaitu Kalimantan Timur.

Berdasarkan perkembangan penduduk sejumlah kota di Indonesia di tahun 2010 tingkat urbanisasi di Kalimantan Timur mencapai 66.2% per tahun. Tingkat urbanisasi di Kalimantan Timur yang tinggi ini juga akan berpengaruh pada kota-kota yang ada di provinsi Kalimantan Timur tersebut.

Seperti halnya dengan Kota Balikpapan yang kemungkinan besar akan menjadi sasaran urbanisasi selanjutnya terkait isu pemindahan ibu kota baru ke Kalimantan Timur. Kita ketahui juga bahwa Kota Balikpapan merupakan kota terbesar kedua di Kalimantan Timur setelah Kota Samarinda.

Sama seperti kota-kota besar lainnya, dari tahun ke tahun penduduk di Kota Balikpapan semakin bertambah seiring waktu. Cepat atau lambat pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) Baru ke Kalimantan Timur pasti akan terjadi, dan Kalimantan Timur sendiri mulai dari sekarang harus berbenah diri terkait hal tersebut.

Menurut Balikpapan pos Kota Balikpapan merupakan daerah penyangga Ibu Kota Negara (IKN) Baru nantinya dan diperkirakan dalam lima tahun kedepan jumlah penduduk Kota Balikpapan yang sering disebut kota minyak ini akan mengalami peningkatan jumlah penduduk yang cukup signifikan.

Seperti dilansir dari laman Liputan6.com bahwa diperkirakan 1,5 juta penduduk yang merupakan aparatur sipil negara yang bekerja di kementrian dan lembaga, tingkat legislatif dan yudikatif serta pelaku ekonomi turut migrasi ke Ibu Kota Negara Baru nantinya. Sehingga akan meningkatkan jumlah penduduk yang ada di Kota Balikpapan juga nantinya.

Sumber Gambar: www.freedomnesia.id

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline