Lihat ke Halaman Asli

5 Hero Mobile Legends Langganan Ban di Peringkat Epic

Diperbarui: 12 Agustus 2019   08:51

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Mobile Legends Bang Bang - dokpri

Bagi kalangan pecinta game pasti sudah tidak asing lagi dengan permainan yang satu ini, ya "Mobile Legend".  Permainan yang di terbitkan pada tahun 2016 oleh Moonton ini sukses terbukti telah di download sebanyak 100 juta pengguna android (versi playstore). (8/8/19)

Sekilas tentang Mobile Legend merupakan permainan ketangkasan online yang di mainkan oleh 2 tim yang terdiri dari 5 orang pada masing-masing-masing tim, jadi melibatkan 10 orang sekaligus dalam 1 permainan. Dalam Mobile Legend juga terdiri beberapa mode permainan yang dapat kita pilih mulai dari mode Classic, Rank, Brawl, Vs A.I, Custom, Arcade. 

Kali ini membahas tentang mode Rank, mode inilah yang menentukan Ranking atau peringkat kita dalam permainan Mobile Legend. Peringkatnya mulai dari warrior yang terendah, elite, master, grandmaster, epic, legend  hingga posisi tertinggi Mythic.

Saat Pemilihan Hero yang akan di Ban (dokpri)

Sesuai pada judul, bermain di mode Rank pada peringkat Epic ada ketentuan tertentu saat mimilih hero yang akan dimainkan yaitu memilih 2 hero yang harus di ban atau dilarang di gunakan pada masing-masing tim, jadi total 4 hero yang tidak bisa di pilih oleh masing masing tim. Pada bulan Agustus 2019 ini hero apa saja sih yang sering terkena ban ? mari kita simak ulasannya berikut ini.

1. Guinevere

Dokpri

Posisi pertama di nobatkan kepada hero yang satu ini, karena hero ini yang paling pertama dan sering banget di ban oleh para pemain maupun lawan tim kita. Alasanya hero ini mempunyai skill yang dapat mengejutkan musuh, sering datang dan pergi begitu saja.

2. Esmeralda

Dokpri

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline