Lihat ke Halaman Asli

Novi Saptina

Guru berprestasi di bidang bahasa dan menaruh perhatian pada kajian sosial dan budaya

Mudik Selamat dengan Sepeda Motor

Diperbarui: 3 Juli 2016   08:49

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Dari sekian banyak moda transportasi, mudik dengan sepeda motor masih menjadi tren yang membuat bahagia anak muda

Mudik memang salah satu kebutuhan bathin yang akan sulit dihilangkan begitu saja. Pulang menjadi hal akan banyak didapat yang tidak terdapat dalam rantauan. Bertemu orang tua, sanak saudara, dan teman-teman lama ketika di kampung menjadi obat duka lara ketika di perantauan.

Namun, tidak dapat dipungkiri juga kendaraan untuk mudik tidaklah sama. Tidak semua bisa memakai mobil untuk ke kampung halaman, akhirnya, sepeda motor menjadi pilihan untuk mudik pulang kampung untuk mencari pencerahan jiwa yang telah lama dinantikan.

Dusunku terkenang-kenang..

Hasratku ingin segra kembali pulang

Kepangkuan Ibundaku sayang...

Air mata ku titik berlinang ingat bunga nan indah ayu.

Hasratku ingin segra menjelma kupu

Terbang malam menjelang kasihku....

Begitulah penggalan lagu tentang Desa yang dirindukan. Namun bagaimana sebetulnya pemudik seoeda motor ini harus bersikap?

Kecelakaan Sepeda Motor

Disebutkan kecelakaan sepeda motor masih menduduki angka tertinggi selama beberapa tahun terakhir ini. Tahun lalu 3.049 kecelakaan dengan korban meninggal 657 orang. Boy Rafly Amar, Kepala Divisi Humas Polri, mengatakan sekitar 65% kecelakaan adalah sepeda motor (KOMPAS, 2/7/16).

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline