Lihat ke Halaman Asli

Rusmin Sopian

Urang Habang yang tinggal di Toboali, Bangka Selatan.

Cerpen: Ada Berita Dunia Kiamat

Diperbarui: 28 Agustus 2021   22:46

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Jurnalotaku

Dusun Antah Berantah geger. Seluruh penghuni Dusun yang damai dan religi ini merasa bak kiamat sudah datang menghampiri mereka. Berita tentang rencana perkawinan Mira dan Mae tiba-tiba menjadi trending topik di kehidupan warga Dusun. Semua warga Dusun membicarakan acara sakral itu. Mareka seolah sangat bahagia kalau sudah berbicara soal perkawinan dua sosok manusia itu. Soal perut lapar itu soal lain. Soal pendemi covid-19 yang datang melanda, itu persoalan nomor sekian.

" Apa dunia ini mau kiamat. Kok sama-sama wanita mau menikah," ujar seorang warga.

" Saya tak mengerti.  Tak mengerti sama sekali. Setahu saya Mae yang dulunya wanita. Kok kini berubah menjadi Mawi. laki-laki pula. Dunia...dunia," keluh yang lain.

" Kita harus bertindak. Kita jangan membiarkan semua ini terjadi. Aib bagi Dusun kita," sambung seorang warga yang lain sambil menyeruput sisa kopi.

Dengan semangat 45, warga Dusun secara beramai-ramai mendatangi rumah Pak RT. Sepanjang perjalanan gerutuan terus tersembur dari mulut para warga. Tanpa terasa mareka sudah tiba di halaman rumah Pak RT.

" Ada apa kalian ini datang beramai-ramai? Malam-malam lagi," tanya Pak RT.

" Ini penting Pak. Darurat," jawab warga.

" Soal perkawinan Mira dan Mae kan," tebak Pak RT.

" Tepat sekali Pak. Kami atas nama warga tidak setuju perkawinan mareka digelar di kampung ini. Tidak setuju," ujar perwakilan warga.

" Betul Pak RT. Kami tidak setuju," kata warga lainnya sambil meneriakkan yel yel tidak setuju hingga suara koor mareka menembus malam yang makin syahdu.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline