Lihat ke Halaman Asli

Intan Salindri

To err is human to forgive is divine

Ajak Orangtua untuk Memanfaatkan Smartphone sebagai Media Pembelajaran Bahasa Inggris untuk Anak

Diperbarui: 16 September 2021   14:06

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Gambar 1. Edukasi kepada orangtua terkait pemanfaatan Smartphone sebagai media pembelajaran bahasa Inggris/Dokpri

2021 merupakan tahun dimana hampir semua orang mengandalkan teknologi. Terlebih ketika wabah virus corona menyebar. Semua orang diwajibkan untuk mematuhi protokol kesehatan serta menjaga jarak atau melakukan pembatasan sosial. Hal ini berlaku kepada kegiatan apa pun seperti, sekolah, bekerja, berbelanja, dan lain sebagainya. 

Dewasa ini dunia semakin maju dengan adanya teknologi yang berkembang pesat sehingga manusia menjadi semakin mudah dalam melakukan apapun. Dengan kata lain, meski pun pandemi corona terjadi, masyarakat sudah siap mengatasi masalah-masalah yang ditimbulkan terkait pembatasan sosial dengan mengandalkan kemajuan teknologi. Melalui teknologi, manusia dimudahkan dalam mencari informasi, mendapatkan berita terbaru, mendapatkan hiburan, berkomunikasi, dan lain sebagainya. Maka dari itu, pembatasan sosial akibat pandemi corona bukanlah suatu hambatan bagi masyarakat untuk tetap bekerja, mencari ilmu, menghibur diri dan lain-lain. Kemajuan teknologi ini semakin dirasakan dengan adanya Smartphone yang mana sangat umum dimiliki oleh kebanyakan orang pada saat ini.

Pada era digitalisasi, Smartphone memiliki peran yang penting dalam mempermudah pekerjaan manusia karena Smartphone memiliki kecanggihan seperti komputer. Dengan menggunakan komputer, apa pun bisa didapatkan dan dicari namun salah satu kekurangan komputer adalah tidak efisien karena tidak bisa dibawa kemana-mana. 

Akan tetapi di jaman sekarang, Smartphone telah hadir untuk menggantikan komputer. Smartphone merupakan teknologi yang canggih karena memiliki fitur beragam seperti Google, PlayStore, YouTube, Microsoft Word, catatan, kamera, kalkulator dan lain sebagainya. Tidak seperti komputer, Smartphone sangat efisien dan perawatannya juga mudah sehingga tidak heran apabila Smartphone diminati banyak orang.

Dari sekian banyaknya manfaat yang bisa didapatkan di era digitalisasi ini, terkadang masih ada beberapa orang yang tidak bisa memaksimalkan pemanfaatan teknologi Smartphone dengan baik. Fakta bahwa pencarian Google selalu merujuk kepada orangtua apabila kita mencari kata kunci “usia orang gaptek” menjadi sebuah permasalahan yang sulit dihadapi pada masa seperti sekarang ini karena satu-satunya hal yang dapat membantu dan memudahkan kita untuk survive di era covid-19 adalah dengan memanfaatkan teknologi. 

Permasalahan gaptek yang dirasakan oleh orangtua akan memberikan dampak yang buruk kepada anak mereka. Sejak adanya pandemi covid-19, pemerintah mulai memberlakukan pembelajaran jarak jauh pada sektor pendidikan demi menekan penyebaran virus corona. Pembelajaran jarak jauh umumnya dilakukan dengan memanfaatkan teknologi aplikasi Whatsapp, Zoom, Google Classroom dan Google Meets. Meski pun sekolah merupakan kewajiban anak namun bukan berarti orangtua tidak bisa berpartisipasi dalam program pembelajaran jarak jauh. 

Terkadang orangtua diminta untuk berpartisipasi dalam kegiatan sekolah seperti rapat orangtua. Maka dari itu, orangtua tetap harus melek teknologi demi bisa mengikuti perkembangan jaman yang terjadi. Melalui rapat tersebut, bapak dan ibu guru dapat memberikan informasi terkait kegiatan sekolah kepada orangtua. Rapat kelas biasanya dilakukan melalui Zoom meeting dan link Zoom meeting tersebut akan dibagikan di grup Whatsapp sekolah. Apabila orangtua tidak familiar dengan fungsi link dan penggunaan aplikasi tersebut maka orangtua tidak akan bisa menghadiri rapat dan secara otomatis tidak akan mendapatkan informasi.

Hal tersebut akan sangat merugikan anak jika informasi yang disampaikan berkaitan dengan kepentingan anak seperti rapat pemberitahuan tanggal, materi dan ketentuan pelaksanaan ujian nasional. Anak yang seharusnya mendapatkan informasi penting menjadi terhalang karena orangtua yang gagap teknologi.

Menjadi orangtua di masa pandemi covid-19 membutuhkan kesabaran yang extra karena permasalahan mengenai pengawasan anak dan pekerjaan akan selalu datang menghampiri. Permasalahan mengenai pekerjaan pasti akan berfokus pada kesulitan work from home, mencari mata pencaharian lain demi menambah pemasukan dan dituntut harus selalu menemukan inovasi dalam berwirausaha. Dengan kata lain, selama pandemi berlangsung, pekerjaan yang dilakukan oleh orangtua bertambah tiga kali lebih berat daripada biasanya.

 Tidak sampai disitu, orangtua tetap diwajibkan untuk mengawasi perkembangan anak selama pandemi. Orang tua harus mengawasi dan memastikan anaknya telah mengerjakan PR, membaca, menulis, menghafal, berlatih soal, dan berhitung. Meski pun anak melakukan kegiatan pembelajaran dan mendapatkan pengarahan dari bapak dan ibu guru di sekolah, namun orangtua tetap harus mendidik anaknya karena hal tersebut merupakan tanggung jawab utama orangtua. Bagaimana pun pengaruh orangtua terhadap anak akan memiliki dampak yang besar bahkan apabila itu merupakan hal yang sepele seperti menyikapi sesuatu, memilih baik dan buruk dan mempelajari sesuatu yang baru. 

Jika orang tua malas dalam mengajarkan hal yang baru kepada anak maka anak akan tumbuh menjadi sosok yang pasif. Hal ini juga bersinggungan dengan pengenalan bahasa Inggris kepada anak. Apabila orangtua tidak pernah mengajarkan dan memberikan pemahaman mengenai pentingnya bahasa Inggris maka secara tidak langsung anak akan menyepelekan hal tersebut. Ia akan kesulitan dalam memahami hal yang baru, tidak dapat mengikuti pelajaran, mendapatkan nilai jelek dan membenci mata pelajaran tersebut. Anak yang tidak bisa menguasai bahasa Inggris akan mengalami kesulitan pada saat ia mencari pekerjaan nanti.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline