Lihat ke Halaman Asli

Puisi Perenggut Kasih

Diperbarui: 7 Februari 2024   04:54

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

PUISI PERENGGUT KASIH.

Menatap cakarawala

Meski perut keroncongan
Mendoakan yang telah mati

Di dalam ingatan kekasih-
dan terkubur dalam dimensi lupa
Tubuhnya terkulai dalam naskah takdir
Berbalut kafan rima monolog.

Menatap cakrawala 

Tiga calon cukong mengangkang

Sambil,

Menghisap kejenuhan

Kita harus berhenti mendengar janji-janji

Para politisi. Negara harus diupgrade

Apalah artinya kampanye partai!

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline