Lihat ke Halaman Asli

Agung Christanto

Pendidik untuk asa tunas muda dunia

Puisi: Wajah Cerah Cuaca Pemulung Pagi Ini

Diperbarui: 2 Juni 2020   15:11

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

Mentari kemana kau.. Pergi hari ini.. 

Ku tunggu sinarmu yang menyengat hatiku.. 

Di tengah pandemi ini.. 

Kenapa hanya awan kelabu.. 

Yang rasanya ingin menangis hujan.. 

Tapi tak mampu meneteskan air mata.. Ibu Pertiwi.. 

Yang tak mampu meneteskan.. 

Air mata saat seorang pemulung.. 

Tersenggol sepeda motor dengan perut.. 

Kosong dan sepeda butuhnya.. 

Penuh dengan kiloan sampah.. 

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline