Mohon tunggu...
Agung Christanto
Agung Christanto Mohon Tunggu... Guru - Pendidik untuk asa tunas muda dunia
Akun Diblokir

Akun ini diblokir karena melanggar Syarat dan Ketentuan Kompasiana.
Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi kami melalui fitur bantuan.

Berjuang dalam tulisan dengan hati nurani dan menginspirasi Bagi sesama...serta mengetuk relung-relung hati sesama.. 🙏

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Puisi: Wajah Cerah Cuaca Pemulung Pagi Ini

2 Juni 2020   09:49 Diperbarui: 2 Juni 2020   15:11 118
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

Mentari kemana kau.. Pergi hari ini.. 

Ku tunggu sinarmu yang menyengat hatiku.. 

Di tengah pandemi ini.. 

Kenapa hanya awan kelabu.. 

Yang rasanya ingin menangis hujan.. 

Tapi tak mampu meneteskan air mata.. Ibu Pertiwi.. 

Yang tak mampu meneteskan.. 

Air mata saat seorang pemulung.. 

Tersenggol sepeda motor dengan perut.. 

Kosong dan sepeda butuhnya.. 

Penuh dengan kiloan sampah.. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun