Lihat ke Halaman Asli

Kisah Luar Biasa KH. Hasyim Asy'ari: Dari Santri Biasa Hingga Mendirikan Organisasi Islam Terbesar di Indonesia

Diperbarui: 21 Maret 2023   13:38

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Sumber gambar/www.nu.or.id/

KH. Hasyim Asy'ari (1871-1947) adalah seorang ulama dan tokoh Islam Indonesia yang sangat dihormati. Beliau merupakan pendiri Nahdlatul Ulama (NU), organisasi Islam terbesar di Indonesia yang berjuang untuk menyebarkan ajaran Islam yang moderat dan toleran di Indonesia.

Kehidupan awal dan Pendidikan

KH. Hasyim Asy'ari lahir di Jombang, Jawa Timur pada tanggal 10 Februari 1871. Ayahnya adalah seorang ulama terkenal di daerahnya. KH. Hasyim Asy'ari menerima pendidikan awal di pesantren ayahnya dan kemudian melanjutkan pendidikannya di berbagai pesantren di Jawa Timur.

Perjuangan dan Prestasi

KH. Hasyim Asy'ari memulai perjuangannya dengan mengajarkan agama Islam di berbagai daerah di Jawa Timur. Ia kemudian terlibat dalam perjuangan melawan penjajah Belanda. Pada tahun 1926, ia mendirikan Nahdlatul Ulama (NU) sebagai organisasi Islam yang berjuang untuk kebebasan beragama dan toleransi di Indonesia.

KH. Hasyim Asy'ari juga merupakan seorang ulama yang sangat dihormati dan diakui oleh masyarakat Indonesia. Ia memiliki pengetahuan yang luas tentang agama Islam dan pernah menulis banyak buku tentang Islam dan karya tulis lainnya.

Contoh Teladan

KH. Hasyim Asy'ari adalah seorang tokoh yang sangat dihormati dan dijadikan contoh teladan oleh banyak orang di Indonesia, khususnya bagi para santri dan masyarakat yang berasal dari pesantren. Ada beberapa contoh teladan yang bisa kita ambil dari beliau, antara lain:

1. Kepedulian pada pendidikan: KH. Hasyim Asy'ari sangat peduli dengan pendidikan dan pendidikan agama Islam khususnya. Beliau mendirikan banyak pesantren di Indonesia dan menekankan pentingnya pendidikan agama dalam kehidupan masyarakat.

2. Kepedulian pada masyarakat: KH. Hasyim Asy'ari selalu peduli dengan kepentingan dan kesejahteraan masyarakat. Beliau mengajarkan Islam yang toleran dan membantu masyarakat untuk meningkatkan kualitas hidup mereka.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline