Wanita Pilihan

Perempuan Hebat Indonesia

1 Desember 2017   16:43 Diperbarui: 1 Desember 2017   16:52 406 0 0

Apabila perempuan dalam sebuah bangsa memiliki dedikasi dan moralitas yang baik maka baik pulalah suatu bangsa tersebut, apabila moralitas dan dedikasi perempuan dalam sebuah bangsa itu rusak, maka rusak pulalah peradadan bangsa tersebut. Pesan moral ini sudah sering terlintas terdengar di telingga kita. Ya berbicara tentang perempuan maka tidak dapat dipungkiri bahwa salah satu elemen pendukung dalam upaya perbaikan bangsa adalah kaum perempuan. 

Karena bagaimanapun, selain secara kuantitatif jumlah mereka menempati lebih dari 50 persen penduduk negeri ini, dari rahim merekalah generasi --generasi pembangun peradaban akan dilahirkan, sehingga upaya konstruktif menuju Indonesia yang lebih baik dan bermoral juga harus melihat aspek dan potensi  tersebut.  Di era semakin maju dan kemudahan akses pendidikan dan informasi maka menjadi pendukung bagi kaum perempuan untuk berkesempatan sama layaknya kaum laki-laki dalam mendapat pendidikan dan pemberdayaan potensi yang ada dalam dirinya sehingga menjadikannya insan yang mampu berkontribusi dalam upaya memajukan bangsa dan negara.

Perempuan adalah kaum yang memiliki peran besar dalam kehidupan ini. Tangan dan hatinya yang lembut mampu menciptakan ketenangan batin bagi anak didiknya. Perhatiannya yang tulus dan ikhlas dari hati mampu membahagiakan orang-orang yang berduka disekitarnya merubah ketepurukan menjadi senyum, kemuliaan moral dan sifatnya yang penuh teladan mampu melahirkan putra putri bangsa yang berkarakter dan berdedikasi.

Pada abad 20 saat ini banyak perempuan Indonesia yang memilki kiprah panutan atas prestasi dan kontribusi luar biasanya dalam memajukan kehidupan dan peradaban bangsa Indonesia. Pencapaian yang mereka lakukan tidak lepas dari proses pendidikan, tempaan dan kepeduliaan cinta kondisi kehidupan bangsa. Sebagai contoh adalah 3 perempuan Indonesia yang menjalankan perannya sebagai menteri di kabinet kerja saat ini yaitu menteri kelautan dan perikanan Susi Pudjiastuti, menteri sosial Khofifah Indar Parawansa, menteri keuangan Sri Mulyani.

Beberapa perempuan Indonesia yang memiliki sejarah hebat akan kontribusi dan pengabdiannya untuk bangsa Indonesia diantara adalah Rahmah El-Yunusiah dan Prof. Dr. Zakiah Daradjat yang memiliki kiprah panjang perjuangannya dalam memajukan pendidikan di Indonesia terutama dalam pendidikan keilmuan islam.

Rahmah el- Yunusiah merupakan pelopor pendidikan perempuan yang berasal dari Sumatra. Perempuan yang dengan kecerdasannya  mampu mendirikan Diniyah School Putri dan memperjuangkan eksistensi kebermanfaatannya. Dia adalah perempuan pertama Indonesia yang mendapat gelar Syaikhah oleh Universitas al-Azhar-Cairo, dengan gelar tersebut kedudukan Rahmah setara dengan Syeikh Mahmoud Syalthout mantan rektor al-Azhar.  

Atas jasa Rahmah dalam mendidik kaum perempuan dan perjuangannya dalam memimpin masyarakat, orang-orang termuka pada zamannya telah memberi rahmah gelar "Kartini dari Perguruan Islam" dan " Kartini Gerakan Islam bahkan bergelar " Pahlawan Nasional".

Zakiah Daradjat adalah sosok multidimensi. Ia tidak hanya dikenal sebagai psikolog, tetapi juga mubaligah dan sekaligus pendidik. Zakiah dilahirkan di Minang pada tahun 1929. Kedua orangtuanya dikenal aktif di Muhammadiyah sedangkan ibunya bergiat di Sarekat Islam(SI). Maka tidak mengejutkan jika Zakiah tergolong dari sedikit perempuan Muslim yang meraih prestasi tinggi di dunia akademik. Zakiah adalah satu-satunya perempuan yang dikirim studi ke Mesir  untuk mendapatkan beasiswa kerjasama pemerintah Mesir dn Indonesiag pendidikan.  Pada tahun 1977 zakiah pernah menjadi Direktur di Direktorat Pendidikan Agama.

perempuan-perempuan hebat Indonesia diatas adalah bukti bahwa perempuan mampu menyumbangkan peran dan kontribusinya untuk memajukan dan membanggakan bangsa Indonesia karena prestasi dan kontribusinya.

Wahai para perempuan engkau adalah tiang negara yang masa depan moral bangsa ada ditanganmu. Atas tanggung jawab peranmu maka akan terlahirlah insan-insan calon penerus perjuangan bangsa yang mulia dan dedikasi. Cintailah ilmu dan perjuangkan dirimu untuk menjadi perempuan mulia dan hebat yang terdidik.