Mohon tunggu...
Alvi Yatun
Alvi Yatun Mohon Tunggu... ATLM (Ahli Teknologi Laboratorium Medik) di Daerah Istimewa Yogyakarta. Puisi adalah tempat saya mencurahkan isi hati saat melihat suatu hal yang menggelitik pikiran ataupun saat mengalami kegalauan dan kebahagiaan hati. Dengan membuat sebuah karya dalam bentuk tertulis berharap bisa menginspirasi dan menebar manfaat ke semua orang.

Blog : https://alviyatunyudi.blogspot.com/ Pesan : Proses belajar berjalan sepanjang hayat, proses sabar dan ikhlas menerima dan menjalani segala ketentuan Allah dengan ikkhtiyar yang optimal

Selanjutnya

Tutup

Edukasi

Coretan ATLM Menimba Ilmu (1)

22 Oktober 2020   10:06 Diperbarui: 23 Oktober 2020   21:17 60 5 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Coretan ATLM Menimba Ilmu (1)
Teman-teman satu angkatan

ATLM adalah kepanjangan dari Ahli Teknologi Laboratorium Medik.  

Adalah Sekolah Menengah Analis Kesehatan Yogyakarta (SMAK Yogyakarta) tempat di mana saya menimba ilmu. Dalam angan tak pernah terpikir dan tercita-citakan tercebur di sumur yang menjadi gudang ilmu pasti. Karena dorongan orangtua (bapak) yang menunjukkan jalan ke sana. Suatu jalan yang awalnya dipaksakan tetapi dengan niat tulus membahagiakan orangtua tercinta akhirnya diturut juga. Bismillah, jalan hidup memang tak bisa diterka.

Waktu itu tidak banyak orang tahu apa SMAK Yogyakarta. Siswa pun terbatas satu angkatan 40 orang, sehingga satu sekolah hanya berisi 120 orang dari kelas 1 sampai kelas 3. Itupun kalau tidak ada yang drop out (karena tidak betah) atau di keluarkan dari pihak sekolah karena 2 kali tertinggal kelas (peraturan sekolah waktu itu). Oleh karenanya untuk bisa bergabung di SMAK harus bersaing dengan kurang lebih 400 orang pendaftar waktu itu. Qodarullah saya salah satu diantaranya yang diterima pada tahun 1989.

Sebagai orangtua tentu menginginkan hal terbaik untuk putra-putrinya. Pun demikian dengan bapak, yang menyadari bahwa saya anak perempuan pertamanya, yang  memiliki 3 orang adik, yang semua harus mendapatkan pendidikan yang layak dan mendapatkan pekerjaan segera setelah lulus sekolah menengah atas. SMAK adalah salah satu sekolah kejuruan di bidang kesehatan setara dengan SMA yang mencetak tenaga laboratorium kesehatan (waktu itu disebut sebagai Analis kesehatan). Bidikan bapak adalah lulus sekolah langsung kerja.

Hal ini bertolak belakang dengan cita-cita saya yang ingin sekali melanjutkan sekolah di SMA dan bisa kuliah di perguruan tinggi. Sekolah SMA favorit di kabupaten pun telah menerima saya sebagai salah satu calon muridnya. Tapi semua kandas tak terwujud, dan pilihannya adalah mengikuti petunjuk jalan orangtua.

Akhirnya dengan mantap hati karena ada benih-benih cinta tumbuh saat pertama melihat para kakak kelas mengenakan jas praktikum yang di mata saya nampak keren. Cie...cie...
Cinta karena jas lab nya. Semakin lama dipahamkan bahwa setelah lulus nanti para siswa adalah lulusan yang siap kerja.

Pendidikan yang harus dijalani di SMAK adalah 3 tahun. Walaupun tidak banyak yang mengenal SMAK waktu itu, tetapi siswa dari SMAK Yogya beberapa dari luar Jawa seperti Bali, Lombok, NTT, Sumatera, banyak pula dari Jawa Tengah, paling banyak dari Yogyakarta yang tersebar dari 4 kabupaten dan 1 kotamadya. Ini juga semakin menyemangati saya karena mendapat teman dari berbagai daerah.

SMAK adalah ibarat sebuah sumur di mana para siswa harus menimba isinya. Ternyata berisi Ilmu kimia dengan berbagai turunannya, kimia analitik, kimia organik, kimia anorganik, kimia farmasi, kimia air, makanan, dan minuman ( amami), kimia klinik, kimia toksikologi, kimia apalagi ya...sampai lupa. Oya ada biokimia dan anatomi fisiologi. Pun masih ada fisika.

Bidang biologi termasuk di dalamnya ? Benar sekali...adalah hematologi, ilmu yang mengupas tentang cairan tubuh manusia yang sangat fital yang tak lain adalah darah, dan komponen keseluruhan sel darah.

Ilmu Parasitologi adalah ilmu yang mempelajari tentang organisme parasit. Diketahui parasit adalah sesuatu yang merugikan. ia mengambil sebagian dari kehidupan manusia atau binatang dan bahkan tumbuhan. Tetapi yang dipelajari di SMAK adalah yang hidup dan mengganggu tubuh manusia. Hal-hal yang dipelajari mulai numenklaturnya, morfologi, habitat, akibat yang ditimbulkannya, bagaimana cara menemukan dan memeriksanya. Dalam ilmu ini, siswa dituntut untuk banyak membaca karena hampir semua ilmunya hafalan. Kehidupan parasit inipun pun masih dikelompokkan lagi dalam 3 kelompok parasit yaitu Protozoologi, Helmintologi, dan Entomologi.

Protozoologi adalah ilmu yang mempelajari tentang protozoa yaitu organisme bersel satu. Salah satu contohnya adalah Entamoeba histolytica  yang menyebabkan penyakit Amubiasis (disentri), di mana feces penderita cair dan sering disertai darah. Contoh lainnya adalah Trichomonas vaginalis yang menyebabkan penyakit Trichomoniasis

Penyakit yang kebanyakan menghampiri wanita ini ditandai dengan rasa gatal dan panas pada kemaluan, keputihan yang berbau amis, berwarna putih sampai kuning kehijauan, dan nyeri saat berhubungan maupun kencing. Ini adalah salah satu penyakit infeksi menular seksual (IMS) yang ditularkan melalui hubungan seksual. Adalah secret vagina sebagai obyek sampel utama yang diperiksa, terkadang jika jumlah banyak seringkali muncul dalam urin saat pemeriksaan urin rutin. Contoh yang lain masih banyak insyaAllah dibahas pada buku harian  selanjutnya.

Sementara ada satu protozoa dalam keluarga Sporozoa yang menyebabkan penyakit malaria dikenal dengan Plasmodium sp. Siklus hidupnya cukup menarik untuk dipelajari, tapi saat guru mengajar rasa kantuk menyerang luarbiasa. Beberapa siswa pun tak kuasa menahannya. Alhasil terkadang mendapat teguran dari guru. Termasuk yang menulis ini...Hihi...

Helmintologi adalah ilmu yang memepelajari tentang cacing. Ada 2 filum yaitu Filum Nelmathelmintes dan Filum Platyhelmintes. Menghafalkan bagaimana kehidupan spesies cacing, bagaimana bentuk dan ciri-cirinya, bentuk telur-telurnya sampai berapa telur cacing yang ada dalam feces seseorang. Banyak spesies cacing yang harus dipelajari dan dikenali satu persatu. Ini cukup mengasyikkan juga walaupun terkadang siswa harus bertahan dengan bau feses yang tidak karuan. 

Pada tahun tersebut belum dikenal adanya masker sehingga tidak satupun diantara siswa dan guru memakai masker. Masih teringat manakala siswa harus membawa feses masing-masing untuk diperiksa. Selain feses ada slide /preparat cacing yang diawetkan untuk mengenal bentuk telur cacing. Karena bentuk dan karakteristik telur masing-masing spesies cacing berbeda, sehingga harus dihafalkan.

Yang tak kalah menarik adalah Entamologi yang mempelajari tentang serangga (insecta). Banyak sekali macam serangga di dunia ini. Mengapa harus mempelajari serangga? Karena serangga adalah merupakan vektor dari suatu penyakit. Suatu serangga dipelajari tentang morfologinya, sistem pencernaan, sistem pernafasan, metamorfosisnya bagaimana, berperan sebagai vektor penyakit apa. 

Walaupun lebih ke arah entomologi kedokteran, tapi siswa SMAK sebagai calon tenaga laboratorium (analis kesehatan, nama profesi pada waktu itu ) harus mengunyah pelan-pelan ilmu tersebut dan menelannya bagaimanapun rasanya. Rasa ilmu memang tidak selalu manis saat ditelan, tapi kemanfaatannya bisa dirasakan semua orang. Lagi-lagi hafalan demi hafalan melintas di kepala. Ada yang mampir lama tapi ada pula yang cuma sesaat dan akhirnya lupa. Betul kan ya?

Ilmu kimia analitik, memperkenalkan tentang instrumen,identifikasi dan kuatifikasi dari senyawa-senyawa kimia melalui beberapa metode dan teknik. Ilmu ini penuh hitungan dan hafalan rumus baik rumus atom maupun senyawa suatu zat, ataupun juga rumus bagaimana menentukan kadar suatu zat tertentu dalam suatu larutan. Ini pula yang mendasari pelajaran kimia farmasi. Sebelum mempelajari kimia farmasi harus belajar kimia analitik terlebih dahulu. Sehingga pelajaran satu dengan yang lainnya saling berkaitan.

Sebenarnya pada waktu itu saya tidak begitu tertarik dengan ilmu ini. Pun dengan teman-teman sekelas. Bisa juga karena the teacher  yang agak kurang mengerti kondisi kelas atau mungkin memang siswa yang kurang mau menerima sosok the teacher.Tapi seperti yang saya katakan di atas, pelan-pelan ilmu itu harus dikunyah dan ditelan. Saya pun berusaha menerima penjelasannya dan berusaha mengikuti semampu saya.

Ilmu kimia organik mempelajari tentang struktur, sifat, komposisi, reaksi dan sintesis senyawa organik yang dibangun oleh unsur hidrogen dan carbon, tetapi dapat pula mengandung unsur lain seperti nitrogen, oksigen, fosfor,halogen dan belerang. Ilmu ini banyak menghafal rumus kimia dan turunannya. 

Mengapa di SMAK juga mempelajari ini? Karena salah satu lapangan kerja analis kesehatan adalah di laboratorium obat dan makanan yang di sana banyak menganalisa senyawa organik. Sebagai contoh adalah Natrium siklamat, sakarin, aspartam sebagai pemanis buatan. Asam benzoat, asam cuka, asam propionat sebagai bahan pengawet. Kurkumin, karoten, annato sebagai contoh bahan pewarna makanan. Terimakasih mas Rizkygeaa yang telah memposting manfaat dan kegunaan kimia organik di kompasiana pada 24 Juli 2017.

Ilmu kimia anorganik lebih mempelajari sifat dan karakterisitik semua atom kecuali Carbon dan senyawa anorganik yang tersusun atas unsur-unsur. Ilmu ini sebagai dasar calon analis kesehatan dalam menganalisa suatu larutan. Saling berkaitan dengan ilmu yang lain seperti kimia analitik. Tapi semua ilmu baik akan bermanfaat, meskipun waktu sekolah saya belum tahu penerapannya.

Coretan selanjutnya ditunggu ya...! Terimakasih sudah menyimak. Salam sehat dan bahagia...

Sumber tulisan:
slideshare.net/pjj_kemenkes
alodokter.com
kompasiana.com/rizkygeaa
wikipedia.org

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x