Mohon tunggu...
Al_Sayyid Jumianto
Al_Sayyid Jumianto Mohon Tunggu... menulis untuk perubahan, bloggku https://jogjakiri.blogspot.com/

Menulis adalah memulai suatu perubahan https://jogjakiri.blogspot.com/ Alsayyid jumianto

Selanjutnya

Tutup

Politik Pilihan

Nepotisme Caleg Nyata Bung!

4 Maret 2019   10:20 Diperbarui: 4 Maret 2019   10:51 52 0 0 Mohon Tunggu...

Nepotisme caleg nyata, kita harus hati-hati!

"Gedung putih terguncang karena diduga ada isu bahwa Donald Trump memberi hak istimewa bagi menantunya di Gedung Putih"
sumber berbagai sumber.

Belajar dari kasus ini sungguh Sayang saya lihat tadi pagi di televisi nampaknya negeri-negeri maju sekelas Amerika saja  tidak bisa nepotisme  di hilangkan.

Apalagi di negeri-negeri asia seperti Indonesia ini nepotisme tidak biasa dan sulit diberantas karena hubungan sosial kekerabatan yang sangat menjunjung tinggi nilai-nilai  silaturahmi lahan subur nepotisme segala bidang.

Kita bisa belajar dari Donald Trump bagaimanapun seprofesional  dia adalah orang biasa juga tidak bisa menolak seseorang tidak bisa direkrut jadi pegawai pemerintah karena ada hubungan kekerabatan menantu dan anak kandung.

Tampaknya di Era Reformasi ini Indonesia sekarang sudah mengalami reformasi di segala bidang yaitu jabatan yang tidak bisa dipegang oleh seseorang dan saudara-saudara dari pejabat  tersebut.

Sesuai keputusan MPR 1998, adanya keputusan bahwa negeri ini harus bebas KKN artinya bebas korupsi kolusi dan nepotisme.
Tetapi ada yang sungguh-sungguh terjadi di negeri ini setelah 20 tahun reformasi ini ke arah seperti orde baru kembali nyata makanya beberapa pejabat yang masih ada hubungan darah dengan pejabat yang diatasnya atau calon anggota anggota DPR DPD yang maju masih ada hubungan saudara.


Tidak dipungkiri bahwa para tokoh-tokoh reformasi ini mengajak anak-anaknya menantunya bahkan istrinya mencalonkan diri sebagai Calon Legislatif maupun calon dpd itu adalah nyata!!.

Ketika KPU Pusat menyatakan calon Legislatif yang sudah pernah korupsi bisa menjadi Caleg lagi Sesuai undang-undang yang ada adalah kenyataan yang tak dapat kita tolak kalau mantan koruptor  itu mencalonkan lagi.

Sungguh Karena sekarang banyak caleg-caleg yang nepotisme muncul seperti era era Orde Baru.

Bacalah pada halaman KPU bahwa tokoh nasional yang sedang maju tingkat nasional sebagai caleg juga  mempunyai anak yang sedang mencalonkan sebagai caleg dan anggota DPD adalah kenyataan yang tidak dapat kita bantah lagi dan Kita terima sebagai hal biasa saja baik caleg di daerah maupun pusat adalah nyata bung!


Apakah sesuai jiwa reformasi ?

Sungguh Naif mereka gunakan Gunakan kesempatan ini demi kepentingan pribadi dan juga memperkaya keluarga mereka.
Tidak sesuai jiwa reformasi yang anti KKN.

Saran

Sebaiknya kita lebih waspada dalam  memilih caleg-caleg ini karena bisa jadi mereka mengutamakan kepentingan bisnis dan pribadi serta keluarga ini diatas kepentingan negara.

Selalu bersifat kritis atas pilihan kita sendiri bila sudah "tetapkan hati" sebaiknya pilih caleg yang non KKN lebih enakan untuk mengevaluasi, mengawasi dan mengontrol tingkah laku mereka tanpa takut dan sungkan mengkritiknya karena anak seorang tokoh nasional tertentu dalam benak kita kedepannya.

432019

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x