Alipir Budiman
Alipir Budiman PNS Guru

Bekerja sebagai pendidik di MTs Negeri 1 Banjar (dahulu namanya MTs Negeri 2 Gambut) Kabupaten Banjar, Kalsel. Prinsip saya: Long Life Education. Gak pandang tuanya, yang penting masih mau belajar, menimba ilmu. Gak peduli siapa gurunya, yang penting bisa memberi manfaat dan kebaikan...

Selanjutnya

Tutup

Bola

Perseru Serui Lolos dari Jurang Degradasi

12 November 2017   17:26 Diperbarui: 12 November 2017   17:40 862 2 2
Perseru Serui Lolos dari Jurang Degradasi
perseru-5a0824eb51699538671e0592.jpg

Sepakbola Indonesia, hari ini (Minggu, 13 November 2017) menyajikan dua laga terhebat menurut saya. Dua laga tersebut, yakni Semen Padang vs PS TNI, serta Persib Bandung vs Perseru Serui. Kenapa menurut saya ini laga terhebat?

Semen Padang dan Perseru Serui sama-sama berjuang melepaskan diri dari jeratan degradasi. Pilihan keduanya hanya satu, bertahan atau terdegradasi. Kedua tim ini menyadari, keduanya sudah berada di jurang degradasi. Pilihan, harus menang! Menang! Menang! Tak ada kata lain.

Semen Padang, di Stadion H. Agus Salim Padang, telah menuntaskan keinginannya dengan meraih kemenangan atas PS. TNI dengan skor 2 -- 0. Mereka memperoleh poin 35. Tapi mereka harus menunggu hasil laga Persib vs Perseru. Jika Perseru kalah, maka Semen Padang lah yang akan bertahan di Liga 1,  karena nilai Perseru 34. Jika Perseru hasilnya seri, mereka harus menghitung selisih gol mereka. Tetapi jika Perseru menang, maka Semen Padang lah yang akan tersingkir secara dramatis, karena nilai Perseru akan menjadi 37.

Perseru Serui, yang menjadi tim tamu, ternyata secara militan dan perkasa, mempermalukan Persib Bandung di kandangnya. Kemenangan bagi mereka, menjadi wajib, karena jika mereka kalah, merekalah yang terjatuh ke jurang degradasi. Kemenangan 2 -- 0 mereka di kandang tamu, pada akhirnya mengubur mimpi Semen Padang untuk bertahan di kasta tertinggi sepakbola Indonesia.

Hebat! Hanya kata itu yang bisa saya katakan. Perseru telah berhasil merangkak naik, walaupun sebelah tangannya sudah terlepas, dan raganya  hampir jatuh. Kegagalan demi kegagalan yang diraih oleh mereka, telah memberi kekuatan bagi mereka untuk bangkit. Kekalahan demi kekalahan yang mereka dapat hari ini menjadi "amunisi" untuk menjadi  yang terbaik.

Saya yakin, di dalam diri para pemain, telah tertanam satu kesamaan visi, bahwa mereka harus kuat dan memiliki kekuatan untuk bangkit dari keterpurukan. Mereka memiliki kekuatan yang luar biasa. Kekuatan tersebut mereka kombinasikan dengan keyakinan dan doa, sehingga menjadi satu kekuatan yang tak terkalahkan pada pertandingan hidup mati tersebut.

Akhirnya, kita ucapkan : Selamat Atas Keberhasilan Perseru Serui, yang telah berhasil lolos dari jurang degradasi, dan bersiap untuk bertarung lagi di Liga 1, liga tertinggi sepakbola Indonesia.